Saturday, February 26, 2022

Mentalnya Tak Sehat Di Manchester United, Paul Pogba "Enggak Akan Menolak" PSG


 berita bola - Nicolas Anelka yakin kompatriotnya bakal sukses jika hijrah ke PSG

Paul Pogba "enggak akan menolak" transfer ke Paris Saint-Germain (PSG), menurut Nicolas Anelka, yang meyakini bahwa bintang Manchester United itu "tidak sehat mental" di Old Trafford.

United menggelontorkan £89 juta, sebuah rekor bagi mereka, demi memulangkan Paul Pogba dari Juventus pada 2016, setelah dirinya menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa.

Pogba memang sesekali menunjukkan kecemerlangannya selama masa bakti kedua bersama The Red Devils, tetapi lebih sering terbentur masalah inkonsistensi dan cedera, dan kini sudah mendekati bulan-bulan terakhir kontraknya

Apa yang dikatakan?

PSG dilaporkan sebagai salah satu klub raksasa yang tertarik mengamankan tanda tangan Pogba secara cuma-cuma musim panas nanti, mengingat sang gelandang masih belum menunjukkan tanda-tanda bakal memperpanjang kontraknya di Manchester United.

Bekas striker PSG dan Prancis, Anelka, mengklaim ia sudah menanyakan kepada Pogba apakah ia tertarik ke Parc des Princes.

"Apakah dia mau ke Paris? Saya membahas itu bersama dia enam bulan lalu dan dia bilang enggak akan menolak untuk ke PSG," kata Anelka kepada RMC Sport.

"Kalau ia datang, kita akan melupakan segala cederanya dan kita akan melihat bahwa ia pemain top."

"[Manchester United] bukan klub terbaik di mana ia bisa bersenang-senang dan menunjukkan talentanya," imbuh Anelka.

"Menurut saya PSG bagus untuknya. Beberapa mungkin bilang dia tidak akan bagus buat PSG, karena katanya sering cedera."

"Tetapi menurut saya cederanya itu gara-gara kehidupannya di Manchester, karena ia tidak sehat mental."
Sikap Man United soal Pogba

The Red Devils dilaporkan sudah menyodorkan beberapa proposal perpanjangan kepada Pogba, tetapi ia tampak tak masalah jika kontraknya habis.

Manajer interim Ralf Rangnick sudah mengisyaratkan bahwa pihak klub tidak akan menghalangi Pogba jika ia mau hengkang

"Pertanyaannya adalah seberapa ingin dia menjadi bagian dari kelompok ini, seberapa besar ia masih merasakan keterlibatan emosional dan fisik," kata Rangnick kepada wartawan saat membahas peran Pogba di tim asuhannya Januari lalu.

"Selama masih ingin, dia akan saya mainkan."

"Dia ingin menunjukkan kepada fans Manchester United, pihak dewan, dan seluruh dunia ia bisa menjadi pemain seperti apa bahkan jika tujuannya mendapatkan kontrak di tempat lain, ia tetap akan sangat termotivasi. Lantas mengapa saya tidak memainkan dia

No comments:

Post a Comment