berita bola - Conte kabarnya ingin bekerjasama lagi dengan Matic.
Pelatih Inter Milan Antonio Conte dikabarkan menginginkan agar gelandang Manchester United Nemanja Matic bergabung ke klub Italia itu dengan status bebas transfer pada musim panas mendatang.
Matic, yang kontraknya bersama The Red Devils akan berakhir di pengujung musim ini, santer disebut-sebut akan meninggalkan Old Trafford pada musim panas tahun ini. Namun, ia akhirnya tetap bertahan.
Meski bertahan, Matic tidak masuk ke dalam rencana Ole Gunnar Solskjaer pada musim ini setelah pemain asal Serbia berusia 32 tahun itu dianggap tampil mengecewakan pada musim 2018/19.
Matic tidak tampil sebagai starter dalam empat pertandingan pembuka Liga Primer Inggris.
Dilansir Calcio Mercato, Conte ingin memanfaatkan situasi itu untuk membujuk Matic agar mau meninggalkan United dan bergabung ke Inter pada musim panas tahun depan.
Conte pernah bekerjasama dengan Matic ketika keduanya masih berada di Chelsea pada musim 2016/17, dengan menghadirkan gelar Liga Primer.
Monday, September 30, 2019
Sunday, September 29, 2019
Hina Hakim Garis, Sergio Ramos Terancam Skors Empat Laga
berita bola - Kapten Los Blancos ini berada dalam pusaran kontroversi setelah terlibat sebuah insiden di derbi Madrid.
Sergio Ramos mampu mengakhiri derbi Madrid tanpa menerima kartu kuning, tapi bukan berarti bek Real Madrid itu jauh dari kontroversi.
Pasalnya, Ramos dikabarkan telah menghina hakim garis dalam laga lanjutan La Liga Spanyol yang berakhir imbang 0-0 itu, Sabtu (28/9) di Wanda Metropolitano. Skors berat berpotensi menantinya.
Beberapa laporan media Spanyol seperti Marca dan AS memberitakan Ramos telah mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina ibu dari sang asisten wasit dengan berteriak "La puta que te pario" atau diterjemahkan bebas sebagai "anak pelacur".
Seusai laga, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengatakan bahwa Ramos seharusnya dikartu merah. Simeone juga menuduh Ramos mencoba mengintimidasi wasit Gonzalez Gonzalez di lorong pemain saat turun minum.
"Apa yang terjadi di lapangan, biarlah tetap di lapangan. Namun, hakim garis tentu saja tahu apa yang dikatakan oleh Ramos," kata Simeone dalam jumpa pers.
Jika terbukti bersalah, Ramos bisa terkena larangan bermain sebanyak empat pertandingan. Ini mengacu pada jumlah hukuman yang diterima penyerang Atletico Diego Costa di musim lalu atas kasus yang sama dalam laga kontra Barcelona.
Kala itu, Costa bahkan divonis skors delapan laga: empat laga karena menghina wasit Jesus Gil Manzano dan empat laga tambahan karena mendorong wasit sesaat setelah ia dikartu merah.
Ramos kini masih menanti apakah pihak La Liga akan menginvestigasi kasus ini.
Sergio Ramos mampu mengakhiri derbi Madrid tanpa menerima kartu kuning, tapi bukan berarti bek Real Madrid itu jauh dari kontroversi.
Pasalnya, Ramos dikabarkan telah menghina hakim garis dalam laga lanjutan La Liga Spanyol yang berakhir imbang 0-0 itu, Sabtu (28/9) di Wanda Metropolitano. Skors berat berpotensi menantinya.
Beberapa laporan media Spanyol seperti Marca dan AS memberitakan Ramos telah mengeluarkan kata-kata kasar yang menghina ibu dari sang asisten wasit dengan berteriak "La puta que te pario" atau diterjemahkan bebas sebagai "anak pelacur".
Seusai laga, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone mengatakan bahwa Ramos seharusnya dikartu merah. Simeone juga menuduh Ramos mencoba mengintimidasi wasit Gonzalez Gonzalez di lorong pemain saat turun minum.
"Apa yang terjadi di lapangan, biarlah tetap di lapangan. Namun, hakim garis tentu saja tahu apa yang dikatakan oleh Ramos," kata Simeone dalam jumpa pers.
Jika terbukti bersalah, Ramos bisa terkena larangan bermain sebanyak empat pertandingan. Ini mengacu pada jumlah hukuman yang diterima penyerang Atletico Diego Costa di musim lalu atas kasus yang sama dalam laga kontra Barcelona.
Kala itu, Costa bahkan divonis skors delapan laga: empat laga karena menghina wasit Jesus Gil Manzano dan empat laga tambahan karena mendorong wasit sesaat setelah ia dikartu merah.
Ramos kini masih menanti apakah pihak La Liga akan menginvestigasi kasus ini.
Friday, September 27, 2019
Gabriel Jesus Akui Frustrasi Di Manchester City
berita bola - Meski begitu, Jesus berhasil melakoni debut di Piala Dunia 2018 bersama timnas Brasil setelah musim kedua yang terhitung produktif di Man City.
Striker Manchester City, Gabriel Jesus [22 tahun], mengaku bahwa dirinya mulai frustrasi di The Citizens .
Jesus mengatakan, limit kesabarannya mulai habis sebagai pilihan kedua manajer Pep Guardiola untuk lini depan Man City.
Hal itu diungkapkan Jesus dalam interviu eksklusif bersama media asal Brasil, Esporte Interativo, Jumat (27/9).
"Saya sudah melewati fase dimana saya harus menunggu [untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler]," ucap Jesus.
"Selama hampir tiga tahun di sini. Ini musim keempat saya dan itu membuat saya ingin bermain lebih banyak," tutur pemain asal Brasil itu.
"Ya, jelas sangat sulit untuk bersaing dengan [Sergio] Aguero, legenda terbesar klub ini. Itu bagus untuk tim, dia bermain bagus, namun saya juga melakukan hal yang sama. Saya mengerti keputusan Pep dan menghormati Aguero,"
"Orang-orang berpandangan negatif bahwa ketika saya menjadi pemain cadangan. Mereka lupa, saya dicadangkan bukan karena performa jelek. Itu lebih karena Aguero bermain luar biasa,"
"Musim lalu saya sangat sulit. Saya tidak mendapatkan banyak menit bermain dan melewatkan banyak pertandingan penting,"
"Meski begitu, saya menyelesaikan musim dengan mencetak dua gol pada final Piala FA,"
"Saya sudah belajar, bukan untuk menunggu, tetapi untuk bagaimana memahami situasi ini,"
"Saya tidak ingin mencuri tempat siapapun di tim utama. Hal-hal itu akan berjalan dengan sendirinya," pungkasnya.
Jesus didatangkan Man City dari Palmeiras pada musim 2016/17 senilai £27 juta. Sejak itu, meskipun bermain stabil, ia terbilang gagal lepas dari bayang-bayang Aguero.
Musim ini, Jesus baru bermain tiga kali di Liga Primer Inggris dengan catatan satu gol dan satu assist.
Striker Manchester City, Gabriel Jesus [22 tahun], mengaku bahwa dirinya mulai frustrasi di The Citizens .
Jesus mengatakan, limit kesabarannya mulai habis sebagai pilihan kedua manajer Pep Guardiola untuk lini depan Man City.
Hal itu diungkapkan Jesus dalam interviu eksklusif bersama media asal Brasil, Esporte Interativo, Jumat (27/9).
"Saya sudah melewati fase dimana saya harus menunggu [untuk mendapatkan kesempatan bermain reguler]," ucap Jesus.
"Selama hampir tiga tahun di sini. Ini musim keempat saya dan itu membuat saya ingin bermain lebih banyak," tutur pemain asal Brasil itu.
"Ya, jelas sangat sulit untuk bersaing dengan [Sergio] Aguero, legenda terbesar klub ini. Itu bagus untuk tim, dia bermain bagus, namun saya juga melakukan hal yang sama. Saya mengerti keputusan Pep dan menghormati Aguero,"
"Orang-orang berpandangan negatif bahwa ketika saya menjadi pemain cadangan. Mereka lupa, saya dicadangkan bukan karena performa jelek. Itu lebih karena Aguero bermain luar biasa,"
"Musim lalu saya sangat sulit. Saya tidak mendapatkan banyak menit bermain dan melewatkan banyak pertandingan penting,"
"Meski begitu, saya menyelesaikan musim dengan mencetak dua gol pada final Piala FA,"
"Saya sudah belajar, bukan untuk menunggu, tetapi untuk bagaimana memahami situasi ini,"
"Saya tidak ingin mencuri tempat siapapun di tim utama. Hal-hal itu akan berjalan dengan sendirinya," pungkasnya.
Jesus didatangkan Man City dari Palmeiras pada musim 2016/17 senilai £27 juta. Sejak itu, meskipun bermain stabil, ia terbilang gagal lepas dari bayang-bayang Aguero.
Musim ini, Jesus baru bermain tiga kali di Liga Primer Inggris dengan catatan satu gol dan satu assist.
Thursday, September 26, 2019
Sakitnya Lionel Messi Ketika Diejek Sang Anak
berita bola - Mateo, anak kedua Messi, melontarkan ejekan kepada sang ayah setelah kekalahan Barcelona di Liga Champions dan Copa del Rey.
Bercanda dengan anak merupakan hal yang lazim bagi para orang tua untuk melepas stres. Namun megabintang Barcelona Lionel Messi barangkali justru malah makin stres ketika ia menyempatkan diri bergurau dengan keluarga kecilnya.
Pasalnya, salah satu dari anak Messi "berbuat ulah" dengan mengejek eliminasi menyakitkan Barcelona dari Liverpool di semi-final Liga Champions dan juga kekalahan dari Valencia di final Copa del Rey.
Seperti menabur garam di atas luka, Mateo -- anak nomor dua Messi -- mengolok-olok ayahnya dengan berpura-pura menjadi pemain Liverpool dan Valencia.
Cerita lucu ini diungkapkan langsung oleh Messi, yang memiliki tiga orang putra, yakni Thiago (6), Mateo (3), dan Ciro (1).
"Thiago tidak pernah luput untuk menonton pertandingan. Mateo juga suka sepakbola, dia punya banyak seragam [dari berbagai macam klub]," kata Messi kepada Tyc Sports.
"Tetapi ketika kami sedang bermain-main di rumah, dia [Mateo] tiba-tiba bilang ke saya, 'Saya dari Liverpool, mereka mengalahkan ayah'. Dan dia juga melakukannya saat kami kalah dari Valencia... 'Valencia mengalahkan ayah, saya dari Valencia!'"
Seakan belum puas, Mateo juga mengejek kakaknya, Thiago. Kali ini, kelakuan membangkang Mateo terbilang lebih ekstrem.
"Ketika kami menonton televisi, dia akan bersorak setiap kali Real Madrid mencetak gol supaya kakaknya kesal. Dia sepertinya merpakan seorang pendukung Madrid!" kata Messi.
Bercanda dengan anak merupakan hal yang lazim bagi para orang tua untuk melepas stres. Namun megabintang Barcelona Lionel Messi barangkali justru malah makin stres ketika ia menyempatkan diri bergurau dengan keluarga kecilnya.
Pasalnya, salah satu dari anak Messi "berbuat ulah" dengan mengejek eliminasi menyakitkan Barcelona dari Liverpool di semi-final Liga Champions dan juga kekalahan dari Valencia di final Copa del Rey.
Seperti menabur garam di atas luka, Mateo -- anak nomor dua Messi -- mengolok-olok ayahnya dengan berpura-pura menjadi pemain Liverpool dan Valencia.
Cerita lucu ini diungkapkan langsung oleh Messi, yang memiliki tiga orang putra, yakni Thiago (6), Mateo (3), dan Ciro (1).
"Thiago tidak pernah luput untuk menonton pertandingan. Mateo juga suka sepakbola, dia punya banyak seragam [dari berbagai macam klub]," kata Messi kepada Tyc Sports.
"Tetapi ketika kami sedang bermain-main di rumah, dia [Mateo] tiba-tiba bilang ke saya, 'Saya dari Liverpool, mereka mengalahkan ayah'. Dan dia juga melakukannya saat kami kalah dari Valencia... 'Valencia mengalahkan ayah, saya dari Valencia!'"
Seakan belum puas, Mateo juga mengejek kakaknya, Thiago. Kali ini, kelakuan membangkang Mateo terbilang lebih ekstrem.
"Ketika kami menonton televisi, dia akan bersorak setiap kali Real Madrid mencetak gol supaya kakaknya kesal. Dia sepertinya merpakan seorang pendukung Madrid!" kata Messi.
Wednesday, September 25, 2019
Manchester United Lepas Romelu Lukaku & Alexis Sanchez Karena Bermasalah
berita bola - Manchester United Romelu Lukaku Alexis Sanchez Bermasalah
Mantan pemain Manchester United Paul Parker meyakini, kepergian Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez dari Old Trafford di musim panas ini tepat bagi semua pihak.
Lukaku dan Sanchez merapat ke klub yang sama, Inter Milan. Nama pertama sebagai pemain permanen, nama terakhir berstatus sebagai pemain pinjaman.
Menurut Parker, keputusan keduanya pergi dari Manchester telah meringankan beban. Sanchez misalnya, lantaran dia memilik pendapatan yang sangat besar. Sementara Lukaku diklaim tidak menghargai lambang kebesaran United.
"Masalahnya ketika Anda memiliki rencana jangka panjang, Anda hanya bergerak setengah-setengah, sehingga Anda juga harus mengerjakan rencana jangka pendek yang di depan mata," tuturnya di podcast WeAreTheBusbyBoys.
"Dia [Ole Gunnar Solskjaer] mengingkan Lukaku hengkang dan dia ingin pengganti, tapi kita tahu dia tidak diizinkan [untuk membeli pemain baru]. Sebagaimana Sanchez, jika dia mempertahankannya dan tidak menggunakan jasanya, atau dia cedera, atau dia mempertahankannya dan memainkannya, penampilannya akan terus menurun. Dia akan dicaci karena tidak di kondisi terbaik," jelasnya.
"Saya kira, untuk jangka panjang, memang benar [menjual keduanya]. Untuk Sanchez, mereka bisa memangkas porsi uang. Ada pula problem dengan Lukaku, yakni problem sikap dan cara dia mengekspresikan dirinya sangat tidak membantu, dan dia tidak menghargai lambang pada seragam klub ini.
Mantan pemain Manchester United Paul Parker meyakini, kepergian Romelu Lukaku dan Alexis Sanchez dari Old Trafford di musim panas ini tepat bagi semua pihak.
Lukaku dan Sanchez merapat ke klub yang sama, Inter Milan. Nama pertama sebagai pemain permanen, nama terakhir berstatus sebagai pemain pinjaman.
Menurut Parker, keputusan keduanya pergi dari Manchester telah meringankan beban. Sanchez misalnya, lantaran dia memilik pendapatan yang sangat besar. Sementara Lukaku diklaim tidak menghargai lambang kebesaran United.
"Masalahnya ketika Anda memiliki rencana jangka panjang, Anda hanya bergerak setengah-setengah, sehingga Anda juga harus mengerjakan rencana jangka pendek yang di depan mata," tuturnya di podcast WeAreTheBusbyBoys.
"Dia [Ole Gunnar Solskjaer] mengingkan Lukaku hengkang dan dia ingin pengganti, tapi kita tahu dia tidak diizinkan [untuk membeli pemain baru]. Sebagaimana Sanchez, jika dia mempertahankannya dan tidak menggunakan jasanya, atau dia cedera, atau dia mempertahankannya dan memainkannya, penampilannya akan terus menurun. Dia akan dicaci karena tidak di kondisi terbaik," jelasnya.
"Saya kira, untuk jangka panjang, memang benar [menjual keduanya]. Untuk Sanchez, mereka bisa memangkas porsi uang. Ada pula problem dengan Lukaku, yakni problem sikap dan cara dia mengekspresikan dirinya sangat tidak membantu, dan dia tidak menghargai lambang pada seragam klub ini.
Saturday, September 21, 2019
Laporan Pertandingan: Juventus vs Hellas Verona
berita bola - Sempat tertinggal lebih dahulu, Juventus bangkit berkat aksi Ramsey dan Ronaldo
Juventus berhasil membalikkan skor setelah sempat tertinggal dahulu dari tamunya, Hellas Verona, pada lanjutan Serie-A Italia di Juventus Stadium, Minggu (15/9) petang.
Setelah awal babak pertama yang membosankan, Hellas Verona menggebrak lebih dahulu usai mendapatkan penalti di menit ke-18. Tetapi tembakan Samuel Di Carmone menerpa tiang, pun demikian dengan tembakan susulan Darko Lazovic yang menerpa tiang yang sama.
Namun sapuan tak sempurna penggawa Juventus tersebut memberikan ruang bagi Miguel Veloso dari luar kotak penalti. Tembakan volinya kali ini tak lagi mampu diselamatkan Gianluigi Buffon maupun tiang gawang.
Usaha tak kenal lelah tuan rumah akhirnya berbuah hasil di menit ke-30. Bekerja sama dengan Ronaldo, Aaron Ramsey melepaskan tembakan spesialisasinya dari luar kotak penalti yang menghunjam sudut gawang.
Meski Juventus terus menekan, skor sama kuat 1-1 tidak berubah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.
La Vecchia Signora langsung menggebrak di awal babak kedua, Cuadrado dijatuhkan di kotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih. Ronaldo yang maju menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membalikkan angka.
Juventus dan Verona sempat bergantian menekan usai gol Ronaldo tercipta. Tetapi beberapa perubahan efektif dilakukan Maurizio Sarri di lini tengah untuk menjaga ritme dan stabilitas permainan membuat sang tamu tak benar-benar mendapatkan peluang bersih.
Verona sempat mendapat peluang emas di akhir laga setelah tembakan Lazovic ditepis Buffon. Bola liar mengarah kepada Veloso yang berlari dari lini kedua, tetapi bola hanya menerpa mistar gawang.
Jelang peluit akhir dibunyikan, Marash Kumbulla harus rela diusir keluar sang pengadil usai menerima kartu kuning kedua. Pergerakan eksplosif Blaise Matuidi menuju kotak penalti membuatnya tak memiliki pilihan lain.
Namun kegagalan Ronaldo mengeksekusi sepakan bebas dengan sempurna, memastikan skor 2-1 tak berubah.
Kemenangan ini mengantarkan Juventus ke puncak klasemen dengan 10 angka atau hanya unggul satu poin dari Internazionale yang baru menjalani Derby Della Madonnina malam nanti. Sementara Verona tertahan di peringkat 12 setelah baru mengoleksi empat angka.
Di pertandingan lain, Brescia mampu mencuri poin penuh di kandang Udinese dengan kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Romulo pada menit ke-57.
SUSUNAN PEMAIN
JUVENTUS (4-3-3): Gianluigi Buffon; Danilo, Leonardo Bonucci, Merih Demiral, Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, Aaron Ramsey, Blaise Matuidi; Juan Cuadrado, Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo.
Juventus berhasil membalikkan skor setelah sempat tertinggal dahulu dari tamunya, Hellas Verona, pada lanjutan Serie-A Italia di Juventus Stadium, Minggu (15/9) petang.
Setelah awal babak pertama yang membosankan, Hellas Verona menggebrak lebih dahulu usai mendapatkan penalti di menit ke-18. Tetapi tembakan Samuel Di Carmone menerpa tiang, pun demikian dengan tembakan susulan Darko Lazovic yang menerpa tiang yang sama.
Namun sapuan tak sempurna penggawa Juventus tersebut memberikan ruang bagi Miguel Veloso dari luar kotak penalti. Tembakan volinya kali ini tak lagi mampu diselamatkan Gianluigi Buffon maupun tiang gawang.
Usaha tak kenal lelah tuan rumah akhirnya berbuah hasil di menit ke-30. Bekerja sama dengan Ronaldo, Aaron Ramsey melepaskan tembakan spesialisasinya dari luar kotak penalti yang menghunjam sudut gawang.
Meski Juventus terus menekan, skor sama kuat 1-1 tidak berubah hingga peluit akhir babak pertama dibunyikan.
La Vecchia Signora langsung menggebrak di awal babak kedua, Cuadrado dijatuhkan di kotak terlarang dan wasit langsung menunjuk titik putih. Ronaldo yang maju menjadi eksekutor tak menyia-nyiakan kesempatan untuk membalikkan angka.
Juventus dan Verona sempat bergantian menekan usai gol Ronaldo tercipta. Tetapi beberapa perubahan efektif dilakukan Maurizio Sarri di lini tengah untuk menjaga ritme dan stabilitas permainan membuat sang tamu tak benar-benar mendapatkan peluang bersih.
Verona sempat mendapat peluang emas di akhir laga setelah tembakan Lazovic ditepis Buffon. Bola liar mengarah kepada Veloso yang berlari dari lini kedua, tetapi bola hanya menerpa mistar gawang.
Jelang peluit akhir dibunyikan, Marash Kumbulla harus rela diusir keluar sang pengadil usai menerima kartu kuning kedua. Pergerakan eksplosif Blaise Matuidi menuju kotak penalti membuatnya tak memiliki pilihan lain.
Namun kegagalan Ronaldo mengeksekusi sepakan bebas dengan sempurna, memastikan skor 2-1 tak berubah.
Kemenangan ini mengantarkan Juventus ke puncak klasemen dengan 10 angka atau hanya unggul satu poin dari Internazionale yang baru menjalani Derby Della Madonnina malam nanti. Sementara Verona tertahan di peringkat 12 setelah baru mengoleksi empat angka.
Di pertandingan lain, Brescia mampu mencuri poin penuh di kandang Udinese dengan kemenangan 1-0 berkat gol tunggal Romulo pada menit ke-57.
SUSUNAN PEMAIN
JUVENTUS (4-3-3): Gianluigi Buffon; Danilo, Leonardo Bonucci, Merih Demiral, Alex Sandro; Rodrigo Bentancur, Aaron Ramsey, Blaise Matuidi; Juan Cuadrado, Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo.
Friday, September 20, 2019
Jose Mourinho Beri Respons Keras Soal Dirumorkan Ke Real Madrid
berita bola - The Special One angkat bicara setelah dirinya diisukan bakal kembali ke Santiago Bernabeu untuk menggantikan Zidane.
Jose Mourinho membantah keras kabar yang menyebutkannya berpotensi menggeser Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid.
Madrid mengawali musim ini dengan kurang megesankan setelah menghabiskan ratusan juta euro di bursa transfer. Zidane dan pasukannya meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang di empat laga pembuka La Liga Spanyol, sebelum dihajar Paris Saint-Germain 3-0 di Liga Champions.
Kekalahan itu memicu rumor Zidane bakal dipecat dan digantikan oleh Mourinho. Namun Mou menyanggah kabar itu dan menilai keadaan di Santiago Bernabeu masih aman terkendali.
"Mereka di posisi ketiga, bukan? Dekat dengan posisi pertama," kata Mourinho kepada Deportes Cuatro.
"Ini bukan situasi yang buruk. Jika akhir pekan ini bisa menang atas Sevilla, maka Madrid bisa melompat ke puncak. Barcelona berada di belakang mereka, sementara Atletico unggul satu poin."
Terkait rumor, Mou menjelaskan, "Saya tidak suka dengan rumor itu. Ada banyak masalah di banyak tempat, tapi yang terpenting adalah menjaga respek."
"Saya tidak ingin kembali [ke Madrid] karena mereka masih memiliki pelatih. Saya tidak akan melatih tim yang masih punya pelatih. Anda harus bersikap respek kepada klub ini dan juga pelatih mereka, yang jelas bukan sembarang orang."
"Saya ingin keluar [dari rumor ini] Saya ingin melihat situasi di Madrid membaik dan menemukan solusinya," tegas eks pelatih Los Blancos periode 2010-2013 ini.
Mourinho sendiri sedang menganggur sejak dipecat Manchester United pada Desember 2018 dan kini lebih banyak berkegiatan sebagai analis di stasiun televisi. Pelatih asal Portugal ini juga mengaku sedang belajar bahasa Jerman.
"Besok Minggu saya membahas Chelsea di Sky. Saya melakukan profesi ini sebulan sekali. Saya menikmatinya karena saya bisa menawarkan perspektif berbeda," ungkap Mou.
"Sekarang, saya juga sedang mengikuti kursus bahasa Jerman untuk berjaga-jaga jika saya berkarier di sana atau untuk sekadar berbicara dengan bahasa ini di televisi. Ini akan menjadi bahasa keenam saya," tandasnya.
Jose Mourinho membantah keras kabar yang menyebutkannya berpotensi menggeser Zinedine Zidane sebagai pelatih Real Madrid.
Madrid mengawali musim ini dengan kurang megesankan setelah menghabiskan ratusan juta euro di bursa transfer. Zidane dan pasukannya meraih dua kemenangan dan dua hasil imbang di empat laga pembuka La Liga Spanyol, sebelum dihajar Paris Saint-Germain 3-0 di Liga Champions.
Kekalahan itu memicu rumor Zidane bakal dipecat dan digantikan oleh Mourinho. Namun Mou menyanggah kabar itu dan menilai keadaan di Santiago Bernabeu masih aman terkendali.
"Mereka di posisi ketiga, bukan? Dekat dengan posisi pertama," kata Mourinho kepada Deportes Cuatro.
"Ini bukan situasi yang buruk. Jika akhir pekan ini bisa menang atas Sevilla, maka Madrid bisa melompat ke puncak. Barcelona berada di belakang mereka, sementara Atletico unggul satu poin."
Terkait rumor, Mou menjelaskan, "Saya tidak suka dengan rumor itu. Ada banyak masalah di banyak tempat, tapi yang terpenting adalah menjaga respek."
"Saya tidak ingin kembali [ke Madrid] karena mereka masih memiliki pelatih. Saya tidak akan melatih tim yang masih punya pelatih. Anda harus bersikap respek kepada klub ini dan juga pelatih mereka, yang jelas bukan sembarang orang."
"Saya ingin keluar [dari rumor ini] Saya ingin melihat situasi di Madrid membaik dan menemukan solusinya," tegas eks pelatih Los Blancos periode 2010-2013 ini.
Mourinho sendiri sedang menganggur sejak dipecat Manchester United pada Desember 2018 dan kini lebih banyak berkegiatan sebagai analis di stasiun televisi. Pelatih asal Portugal ini juga mengaku sedang belajar bahasa Jerman.
"Besok Minggu saya membahas Chelsea di Sky. Saya melakukan profesi ini sebulan sekali. Saya menikmatinya karena saya bisa menawarkan perspektif berbeda," ungkap Mou.
"Sekarang, saya juga sedang mengikuti kursus bahasa Jerman untuk berjaga-jaga jika saya berkarier di sana atau untuk sekadar berbicara dengan bahasa ini di televisi. Ini akan menjadi bahasa keenam saya," tandasnya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






