Thursday, May 7, 2020

Javi Garcia: Manchester City Adalah Klub Binatang Buas!

berita bola - Javi Garcia terkagum-kagum melihat transformasi Manchester City di bawah kepemimpinan Pep Guardiola.

Gelandang Real Betis Javi Garcia mengibaratkan Manchester City adalah "bintang buas".

Pernah berkarier di Etihad Stadium, sang gelandang merasa bangga. Maksud binatang buas di sini adalah merujuk pada betapa gemilangnya The Citizens, yang merupakan juara bertahan Liga Primer Inggris, dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut sang midfielder, The Citizens era terkini mampu konsisten bersaing di jalur juara Liga Primer.

Terlebih sekarang ditangani pelatih berkelas seperti Pep Guardiola. Kata Garcia, Manchester Biru terlihat jauh lebih meyakinkan dan garang.

Garcia sendiri pernah bermain dua musim dan merasakan dua kali mengangkat trofi Liga Primer ketika City ditangani pelatih Manuel Pellegrini 2014 silam.

"Seperti binatang buas! Liga Primer Inggris adalah yang paling sulit. Bertahan di sana selama bertahun-tahun adalah pencapaian yang nyata," ujar Garcia.

"Apa yang paling menyentak saya adalah kemampuan Pep Guardiola membuat perubahan, dan menciptakan," sambungnya.

"Taktik berubah, para pemain berubah dari posisi natural mereka. Saya selalu ingin duduk dan menyaksikan ketika mereka bertanding," kata Garcia lagi.

Garcia menyebut, sekarang ketika dia membicarakan City, maka yang akan langsung teringat di benaknya hanyalah ketika klub ini memenangkan gelar juara.

"Jika saya mengingat tentang masa-masa saya di City, hal pertama yang muncul di kepala saya adalah gelar juara Liga Primer Inggris yang kami menangkan," pungkasnya.

Wednesday, May 6, 2020

berita bola - Sanchez menilai Benzema sebagai striker pendukung dan merindukan bomber tajam sekaliber Ronaldo.

Real Madrid wajib mencari striker predator No.9 seperti Cristiano Ronaldo, kata Hugo Sanchez, tapi meragukan kapasitas Harry Kane dan Robert Lewandowski bisa cocok dengan Los Blancos.

Dua penyerang andalan Tottenham Hotspur dan Bayern Munich itu memang terkenal akan ketajaman mereka dan sudah sejak lama dikaitkan dengan rumor transfer menuju Santiago Bernabeu.

Namun, Sanchez tidak merasa yakin keduanya akan bisa menjadi rekrutan yang pas bagi Madrid pada 2020 ini mengingat usia dan riwayat cedera keduanya, dengan Kane musim ini mengalami masalah hamstring sementara Lewandowski sudah berusia 31 tahun.

Beberapa nama lain muncul meski tidak sekuat keduanya, dengan sejauh ini Madrid disebut masih belum puas dengan produktivitas Karim Benzema, kendati telah membukukan 19 gol musim ini.

Sanchez, selaku legenda Madrid, mengatakan kepada AS ketika ditanya apa yang perlu dilakukan Zinedine Zidane di bursa transfer mendatang: "Madrid membutuhkan penyerang predator, seperti saya dulu, seperti Cristiano, yang selama bertahun-tahun melakukan tugas itu di Bernabeu dengan sempurna. Jadi memang harus mencari striker lain."

Didesak tentang penilaiannya terhadap Benzema dan siapa penyerang yang layak dibeli, Sanchez menambahkan: "Bagaimana saya tidak menyukainya? Ia adalah striker dengan kelas luar biasa, tap bukan seorang pembunuh, ia bukan pemain yang murni di area depan."

"Ia adalah tipe striker pendamping terbaik. Ia seperti [Emilio] Butragueno. Emilio dan saya saling memahami dengan sempurna. Karim bisa menjadi pendamping striker predator."

"Saya dulu suka Harry Kane, namun dengan begitu banyak cedera yang menerpa kini perkembangannya mandek. Dan Lewandowski punya masalah usia. Pencarian striker baru tidaklah mudah."

Bicara usia, salah satu bidikan Madrid adalah bomber muda Borussia Dortmund, Erling Haaland, yang sudah dipantau sejak membela Red Bull Salzburg. Namun Sanchez lebih menyarankan Madrid agar membeli pemain yang sudah berpengalaman.

"Haaland punya bakat dan insting gol bagus. Madrid bisa memperhitungkannya untuk masa depan," lanjut sang legenda asal Meksiko.

"Tapi tim in butuh pemain yang sudah jadi, dengan pengalaman dan kualitas yang sudah terbukti, saya datang ke sini setelah empat tahun mencetak banyak gol di Atletico Madrid."

"Ia masih sangat mudah. Madrid harus memiliki yang terbaik di dunia di setiap posisi."

Tuesday, May 5, 2020

Paul Pogba Diyakini Bisa Kembali Garang Bersama Antonio Conte Di Inter Milan

berita bola - Paul Pogba didukung untuk reuni dengan Antonio Conte di Inter Milan.

Mantan pemain Inter Milan Aldo Serena menyatakan, klub kesayangannya ini bisa memiliki peluang yang lebih bagus untuk memenangkan Scudetto apabila mereka diperkuat sosok Paul Pogba.

Alih-alih pulang ke Juventus, rupanya Nerazzurri memang tengah membidik kemungkinan untuk menyalip sang rival abadi untuk memboyong gelandang Manchester United itu ke Giuseppe Meazza di bursa transfer berikutnya.

Dalam pandangan Serena, pelatih Antonio Conte akan memiliki skuad yang meyakinkan bila Pogba bergabung di dalamnya.

"Saya tidak tahu [bisakah Inter Scudetto], karena saya mengira, akan ada penawaran yang tinggi juga di Juventus. Tapi saya yakin, bersama pemain Prancis ini Conte akan membuat lompatan yang dahsyat," tuturnya kepada Gazzetta dello Sport.

Terkait peluang Pogba hengkang, Serena mendukung penuh bila sang pemain merealisasikannya, kemana pun klub yang akan ditujunya.

Tapi, sang legenda lebih senang bila melihat kembali Pogba berada di bawah komando Conte, sebagaimana ketika keduanya bernaung di Juventus.

"Memang benar, perkembangan Pogba sedikit terhenti bila dibandingkan dengan masa-masa dia di Juventus, tapi dia adalah pemain di level tertinggi, yang menggabungkan kekuatan dan kualitas," lanjutnya.

"Dia berada di tengah-tengah perjalanan kariernya, di usia 27 tahun dia bisa memberi banyak dan jika menemukan pelatih yang tepat, yang bagi saya adalah Conte, dia bisa menjadi pemain yang menentukan lagi," jelas Serena.

"Dari sudut pandang teknis, saya katakan, tim yang bisa mendapatkannya, maka mereka telah membuat transfer jitu," imbuh Serena.

"Tentu saja, akan ada diskusi mengenai gaji," katanya, merujuk pada gaji Pogba di United yang terbilang tidak sedikit.

Monday, May 4, 2020

Matteo Darmian: Marcus Rashford Bisa Samai Level Kylian Mbappe

berita bola - Darmian masih mengenang Rashford sebagai youngster berbakat dan mendukungnya untuk mencapai puncak.

Mantan bek Manchester United Matteo Darmian meyakini Marcus Rashford bisa mencapai level seperti Kylian Mbappe.

Rashford, 22, telah mencetak 19 gol dari 31 penampilannya untuk United musim ini dan dalam performa bagus sebelum mengalami cedera pada awal Januari kemarin.

Sementara itu, Mbappe dipandang sebagai pemain muda terbaik dengan ia memenangkan banyak gelar bergengsi termasuk Piala Dunia, namun Darmian menilai Rashford punya potensi untuk menyamai bintang PSG tersebut.

“Saya masih ingat musim pertama Marcus Rashford bersama tim senior seperti baru kemarin,” buka Darmian kepada The Guardian. “Saya langsung berpikir: ‘Wow, pemain ini luar biasa’.

“Dia melakukan banyak hal mengesankan untuk pemain di usianya dan perkembangannya benar-benar membuat saya terkesan. Jika dia terus bekerja seperti yang dia lakukan sejauh ini, dia bisa menjadi pemenang Ballon d’Or. Saya yakin itu.

“Dari semua pemain di United, dialah yang membuat saya paling terkesan dan dia masih sangat muda dan masih bisa berkembang. Bagi saya, dia bisa mencapai level Kylian Mbappe dan bersaing memperebutkan Ballon d’Or untuk beberapa tahun ke depan.”

Sunday, May 3, 2020

Francesco Totti Ungkap Fakta Mohamed Salah Tak Ingin Tinggalkan AS Roma Untuk Gabung Liverpool

berita bola - Francesco Totti mengklaim, Mohamed Salah sebetulnya tidak menginginkan angkat kaki dari AS Roma. Namun...

Legenda AS Roma Francesco Totti mengungkapkan, Mohamed Salah sebetulnya tidak meminta agar Giallorossi menjualnya. Dengan kata lain, sang pemain senang-senang saja berseragam klub ibu kota Italia.

Namun, situasi keuangan klub ibu kota Italia tersebut tengah krisis kala itu, membuat mereka terpaksa merelakan Salah hengkang ke Liverpool. Begitu menurut Totti.

2017 silam, Salah angkat kaki dari Olimpico Stadio untuk merapat kembali ke Liga Primer Inggris dengan memperkuat The Reds.

Sempat gagal di periode pertama dia membangun karier di Inggris bersama Chelsea, tak dinyana, sejak hari pertama bergabung ke klub Merseyside, Salah tampil moncer.

Bahkan, kini Sang Raja Mesir berada di antara jajaran elite pesepakbola Inggris dan Eropa dan bersaing untuk memenangkan Ballon d'Or.

Akan tetapi, Totti mengklaim, Salah bisa saja masih jadi personel Roma seandainya klub tidak mengalami problem finansial tiga tahun silam.

Dalam wawancaranya saat Live Instagram, Totti menjelaskan keadaan sebenarnya Salah ketika meninggalkan Roma.

"Dia [Salah] sebetulnya tidak meninggalkan kami [Roma]," beber Totti.

"Saat itu, klub sedang dalam keadaan krisis. Jadi, bukan dia yang memilih untuk angkat kaki, mari meluruskan berbagai isu," tandas Totti.

Kini, Salah bertranformasi menjadi salah satu pemain terbaik dunia di tangan manajer Jurgen Klopp. Harga jualnya pun sekarang melambung drastis dari ketika dia diangkut Liverpool dengan harga £35 juta plus bonus saat di Roma.

Saturday, May 2, 2020

Tottenham Hotspur Saingi Manchester United Buru Marash Kumbulla

berita bola - Tottenham kabarnya ingin mendatangkan Kumbulla sebagai pengganti untuk Vertonghen.

Tottenham Hotspur dikabarkan ikut bersaing dengan Manchester United untuk mendapatkan centre-back Hellas Verona Marash Kumbulla pada bursa transfer musim panas mendatang.

Kumbulla, yang tampil 18 kali untuk Verona di ajang Serie A Italia musim ini, kabarnya memiliki nilai transfer sekitar £24 juta.

Kontrak pemain asal Albania berusia 20 tahun itu di Verona berlaku hingga akhir musim 2021/22, dan ia santer dikait-kaitkan dengan sejumlah klub besar Liga Primer Inggris.

Chelsea sebelumnya pernah disebut-sebut tertarik mendatangkan Kumbulla, demikian halnya belakangan ini adalah Manchester United.

Namun, dilansir Gazzetta dello Sport, Tottenham siap mengajukan tawaran untuk Kumbulla, yang diproyeksi sebagai calon pengganti Jan Vertonghen.

Friday, May 1, 2020

Barcelona Tebus Lautaro Martinez €90 Juta Plus Arturo Vidal & Antoine Griezmann?

berita bola - Inter disebut meminta Blaugrana melepas Vidal dan Griezmann, sebagai bagian dari kesepakatan transfer Lautaro.

Barcelona sangat tertarik untuk memboyong Lautaro Martinez, namun negosiasi sejauh ini berjalan alot dan Inter Milan mengajukan opsi fantastis agar bersedia melepas sang pemain.

Sejauh ini, Inter bersikeras enggan melepas penyerang Argentina berusia 22 tahun itu di bawah nominal €111 juta sebagai klausul rilis yang tertera pada kontrak sang pemain.

Masalahnya, Barcelona sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda untuk menyanggupi permintaan tersebut dan beberapa kali melakukan negosiasi untuk mendurunkan banderol Lautaro, tapi menemui jalan buntu.

 Inter disebut meminta Blaugrana melepas Vidal dan Griezmann, sebagai bagian dari kesepakatan transfer Lautaro.

Barcelona sangat tertarik untuk memboyong Lautaro Martinez, namun negosiasi sejauh ini berjalan alot dan Inter Milan mengajukan opsi fantastis agar bersedia melepas sang pemain.

Sejauh ini, Inter bersikeras enggan melepas penyerang Argentina berusia 22 tahun itu di bawah nominal €111 juta sebagai klausul rilis yang tertera pada kontrak sang pemain.

Masalahnya, Barcelona sejauh ini belum menunjukkan tanda-tanda untuk menyanggupi permintaan tersebut dan beberapa kali melakukan negosiasi untuk mendurunkan banderol Lautaro, tapi menemui jalan buntu.

Di Italia, La Gazzetta dello Sport melaporkan bahwa Inter tidak akan mau menurunkan banderol dan hanya akan bersedia melanjutkan negosiasi transfer apabila ada tawaran tunai yang masuk senilai €90 juta.

Sementara di Spanyol, AS melansir bahwa selain memberikan dana tunai €90 juta, Inter juga meminta agar Barcelona mau menyertakan hak kepemilikan Arturo Vidal dan meminjamkan Antoine Griezmann ke Giuseppe Meazza.

Tuntutan tersebut kemungkinan tidak akan disanggupi oleh Barcelona , mengingat status Griezmann yang masih menjadi salah satu andalan klub.

Untuk itu, Barcelona disebut akan mencari alternatif lain dengan mengincar Timo Werner, yang juga diburu banyak klub papan atas Eropa, dengan banderol yang lebih murah yakni €60 juta.