Thursday, July 1, 2021

Borussia Dortmund Konfirmasi Transfer Jadon Sancho Ke Manchester United


 berita bola - Transfer ini tinggal selangkah lagi menuju resmi dengan superstar Inggris itu pulang kampung setelah menghabiskan empat tahun di Jerman

Borussia Dortmund telah mengonfirmasi, melalui pernyataan untuk bursa saham, bahwa Jadon Sancho akan berseragam Manchester United dengan mahar £73 Juta.

Goal mengetahui kemarin Rabu (30/6) bahwa kedua raksasa Liga Primer dan Bundesliga itu telah bersepakat.

Kesepakatan ini tengah dalam proses finalisasi dan pemain 21 tahun itu hanya tinggal melalui tes medis sebelum menyelesaikan transfernya ke Old Trafford.

Sebuah pernyataan dari Dortmund berbunyi: "Pemain Jadon Sancho akan berpindah dari Borussia Dortmund GmbH & Co. KGaA ke Manchester United Football Club Limited."

"Kedua klub dan pemain telah bersepakat hari ini. Jika transfer ini terjadi, Manchester United akan membayar nilai transfer tetap sebesar EUR 85 Juta kepada BVB."

"Rincian kontrak kini harus dikoordinasikan dan didokumentasi."

"Proses formal transfer ini juga masih bergantung pada penyelesaian semua tes medis yang diperlukan, prosedur koordinasi dengan klub pemain yang sebelumnya, dan pemrosesan yang layak serta tepat waktu sesuai ketetapan FIFA Transfer Matching System (FIFA TMS)."

Raksasa Jerman itu bersikukuh menepis minat kubu United terhadap Sancho selama 12 bulan ini.

Berbagai pendekatan telah ditolak karena BVB enggan melepas aset berharga yang memiliki potensi besar.

Namun mereka kini terpaksa, dengan CEO klub Hans-Joachim Watzke membeberkan bahwa sang penyerang telah mengungkapkan keinginannya untuk hengkang.

Watzke berkata kepada reporter bahwa transfer ini belum resmi, tetapi telah bersepakat dengan United: "Kami telah bersepakat dengan Manchester United. Masih ada hal-hal formal yang harus diselesaikan."

"Kepindahan ini keinginan Jadon, kami tentunya ingin ia bertahan. Kami tidak senang dengan uangnya dan sedih ia harus pergi."

RESMI: Lionel Messi Berstatus Pemain Tanpa Klub

 

berita bola - Messi tidak memperpanjang masa kerjanya dengan Barcelona, yang memang telah habis per hari ini.

Megabintang asal Argentina, Lionel Messi, telah resmi berstatus sebagai pemain besar tanpa klub. Kontrak dari Messi telah berakhir pada 30 Juni 2021, dan dapat dipastikan bahwa Barcelonal gagal melakukan perpanjangan.

Barcelona sejatinya sangat ingin mempertahankan pemain berusia 34 tahun itu, tapi mereka gagal melakukannya hingga masa akhir kontrak. Hal ini sangat mungkin membuat Messi makin dikejar oleh klub-klub lain, dengan status free agent.

Kedua belah pihak terus berdialog secara konsisten, dengan presiden Barcelona Joan Laporta berkomunikasi dengan Jorge Messi, ayah dan agen sang pemain.

Namun kedua belah pihak sulit untuk menemui kata sepakat karena situasi yang kompleks dihadirkan oleh keluarga Messi, juga keinginan sang pemain yang tidak bisa dijangkau Barcelona begitu saja.

Goal dapat memastikan bahwa kedua pihak terus membahas masalah ekonomi, juga tuntutan pajak terhadap kontrak pemain, hingga hak citra pemain yang juga menghadirkan uang.

Bukan hanya finansial yang menjadi kendala dalam negosiasi Barcelona dan Messi, namun tuntutan kepada manajemen dari Messi, supaya Barcelona bisa membangun tim yang kompetitif untuk bahu-membahu bersamanya.

Hal itu berkaca pada pencapaian Barcelona musim 2020/21. Mereka memang menjadi juara dari Copa del Rey, tapi titel penting dari LaLiga gagal diamankan, dan bisa dibilang Barcelona juga mengecewakan pada Liga Champions.

Status kontrak Messi jadi rumit

Semestinya akan lebih sederhana jika pembaharuan kontrak terjadi sebelum tenggar kontrak Messi menemui akhir. Karena dengan status Messi saat ini sebagai free agent, maka Barcelona harus memberinya kontrak baru dan mendaftarkan Messi sebagai pemain baru di LaLiga.

Dengan demikian, ada keharusan dari regulasi LaLiga jika memang Messi terdaftar sebagai pemain baru. Regulasi tersebut berkaitan dengan pengaturan keuangan klub musim ini, atau semacam financial fair play di LaLiga.

Presiden LaLiga, Javier Tebas, telah memperingatkan Barca bahwa mereka harus menurunkan gaji mereka, atau mereka tidak akan dapat mendaftarkan Messi menjelang musim 2021/22.

Tuesday, June 29, 2021

Harry Kane Lakukan 'Lap Of Honour', Tanda Berpisah Dengan Tottenham Hotspur?


 berita bola - Kane seorang diri tertangkap kamera memberi apresiasi dengan bertepuk tangan kepada suporter Spurs yang hadir di stadion dan terlihat emosional.

Penyerang sekaligus kapten Tottenham Hotspur Harry Kane melakukan Lap of Honour di pertandingan kandang terakhirnya di Liga Primer Inggris musim ini.

Kane tidak dapat menghindarkan Spurs dari kekalahan di matchday ke-37 yang digelar di Tottenham Hotspur Stadium, Kamis (20/5) dini hari WIB tadi, sebagaimana timnya dipaksa menyerah 2-1 oleh Aston Villa.

Adapun partai semalam dihadiri 10.000 pasang mata yang mayoritas adalah suporter tuan rumah, dan itu menjadi yang pertama sejak pemberlakuan lockdowon akibat pandemi virus corona tahun lalu.

Seusai bubaran, Kane tertangkap kamera memberi apresiasi dengan bertepuk tangan kepada suporternya di tengah kabar yang santer menyebutnya akan meninggalkan klub.

Seperti diketahui, bintang internasional Inggris itu disebut frustrasi karena klubnya tidak mampu bersaing memperebutkan trofi dan telah memberitahu Spurs soal niatannya untuk hengkang di musim panas nanti.

Rival-rival Spurs di Liga Primer seperti Manchester United, Manchester City dan Chelsea lantas diyakini sebagai destinasi memungkinkan untuk pemain 28 tahun tersebut, yang masih terikat kontrak hingga Juni 2024.

Terlepas spekulasi yang ada dan Lap of Honour yang ia lakukan, manajer interim Ryan Mason menilai itu tidaklah aneh. Ia mengatakan: “Itu normal. Jika kalian menghadiri laga kandang terakhir musim ini sementara Harry Kane bermain untuk klub ini, dia sudah cukup konsisten di atas lapangan, bertepuk tangan kepada suporter dan mendapatkan sambutan yang baik.  

"Tidak ada yang berubah dari pertandingan kandang terakhir musim ini dan pertandingan kandang di musim sebelumnya, jadi itu normal."

Meski kapten Inggris tersebut telah meminta untuk pindah, masih ada banyak keraguan apakah dia benar-benar dapat mengamankan kepindahan di musim panas nanti.

Pimpinan Spurs Daniel Levy tidak diragukan lagi akan menuntut bayaran besar untuk Kane, yang jasanya masih berlaku untuk tiga tahun ke depan.

Rekor mencetak gol yang dimiliki Kane membuatnya jadi salah satu striker paling berharga di dunia sepakbola, tetapi masih belum jelas berapa banyak tim yang bersedia membayar untuk pemain yang akhir-akhir ini rentan mengalami cedera.

Sang striker juga dipahami lebih memilih untuk tinggal di Inggris, yang mana semakin mempersempit daftar klub yang secara teoritis bisa ia perkuat.

Monday, June 28, 2021

Bek Chelsea Thiago Silva Ungkap Mengapa Dia Dijuluki 'The Monster'


 berita bola - Bek tengah Brasil yang sangat berpengalaman itu tidak menunjukkan tanda-tanda melambat dengan The Blues setelah berkomitmen untuk kontrak baru.

Thiago Silva telah mengungkapkan mengapa dia dikenal sebagai "The Monster", dengan bek Chelsea mengklaim telah diberi julukan itu pada masa mudanya di Fluminense.

Pemain internasional Brasil itu tentu saja telah memenuhi julukan tersebut selama bertahun-tahun, dengan Silva masih tampil kuat di usia 36 tahun.

Dia telah berkomitmen untuk kontrak satu tahun lagi di Stamford Bridge, setelah membantu mengantarkan The Blues menjuarai Liga Champions di musim 2020/21, dan bertekad untuk membuktikan bahwa dia dapat tetap menjadi tembok besar di jantung pertahanan Thomas Tuchel.

Apa yang dikatakan Silva?

Dilansir dari laman resmi klub, Silva mengatakan: "Pertama, itu karena penampilan bagus yang saya berikan, dan karena saya dapat mengemban kepercayaan dengan baik, tetapi semua julukan itu diberikan oleh kiper kami."

"Sebenarnya bukan fans yang memberikan julukan itu, tapi kiper Fernando Henrique [dos Anjos]."

"Dia adalah orang yang memberikan julukan itu setelah saya mampu menghadang musuh untuk mencetak gol."

"Lalu, dia menatapku dan berkata, 'Bagus, Monster!' Kemudian para penggemar mendengarnya melalui mikrofon di belakang gawang dan mulai memanggilku Monstro."

Silva membuat namanya di Eropa setelah meninggalkan Fluminense untuk hijrah ke AC Milan pada 2009, dengan tiga tahun di San SIro, dan diikuti oleh delapan musim berseragam Paris Saint-Germain.

Trofi telah dikumpulkan di Italia, Prancis dan Inggris, sementara 95 caps telah dia buat bersama Brasil oleh pemain yang sedang bertugas di Copa America tersebut.

Silva tidak menunjukkan tanda-tanda melambat, dengan karakter yang ambisius dan menghabiskan seluruh kariernya untuk belajar dari orang-orang di sekitarnya, sehingga dia dapat bersaing di puncak kekuatannya.

Dia menambahkan tentang perannya untuk klub dan negara: "Penyerang memiliki tanggung jawab lebih sedikit. Mereka dapat melakukan banyak hal menggunakan insting mereka. Di belakang, segalanya sedikit lebih serius, khususnya dalam hal penempatan posisi."

"Saya pikir Thiago yang berusia 22 tahun adalah orang yang mau belajar. Meskipun dia menjalani musim yang bagus bersama Fluminense, dia masih harus banyak belajar."

"Dan yang terbaik adalah saya siap untuk belajar, itulah yang saya anggap luar biasa. Tidak ada gunanya jika Anda kurang sabar dan tidak ingin memahami berbagai hal, karena itu tidak akan berhasil."

Lolos Ke Perempat-Final, Belgia Patut Gusar


 berita bola - Kemenangan Belgia harus dibayar mahal dengan cederanya Kevin De Bruyne yang terpaksa ditarik keluar pada awal babak kedua.

Belgia sukses melenggang ke perempat-final Piala Eropa 2020 setelah mengandaskan juara bertahan Portugal dengan skor 1-0 melalui gol tunggal yang dicetak oleh Thorgan Hazard.

Kemenangan ini tentu disambut dengan suka cita oleh skuad Belgia dan juga para fans, karena dengan hasil ini mereka memutus catatan negatif tak pernah menang atas Portugal dalam lima pertandingan terakhir.

Namun, bagaimanapun juga, Belgia masih belum bisa tenang karena torehan impresif ini ternyata dibarengi dengan kabar yang negatif.

Jenderal lapangan tengah tim, Kevin De Bruyne, mengalami cedera yang masih belum diketahui seberapa parah efeknya, tetapi melihat bagaimana ia harus ditarik keluar segera setelah mendapat tekel dari lawan, dikhawatirkan itu cukup serius.

Perjalanan Piala Eropa bisa saja berakhir untuknya, atau minimal pemain Manchester City tersebut tidak akan bisa mendampingi Belgia dalam pertandingan sulit menghadapi Italia di delapan besar.

Skuad besutan Roberto Martinez terlihat cukup kesulitan mengimbangi lini tengah Seleccao saat De Bruyne keluar digantikan oleh Dries Mertens, dan itu menunjukkan betapa besar pengaruh sang pemain dalam skema permainan Belgia.

Mampukah pemain Manchester City tersebut pulih tepat waktu untuk mengawal lini tengah Belgia di sisa pertandingan yang ada?

Saturday, June 26, 2021

"Saya Tahu Yang Fans Inginkan" - Sinyal Kuat Florentino Perez, Real Madrid Buru Kylian Mbappe & Erling Haaland?


 berita bola - Presiden Los Blancos enggan berkomentar isu Mbappe & Haaland namun mengirim sinyal kuat

Presiden Real Madrid Florentino Perez enggan mengomentari rumor yang mengaitkan Los Blancos dengan Kylian Mbappe dan Erling Haaland. Ia juga mengaku belum menerima satu tawaran pun untuk membeli Raphael Varane meski bek Prancis itu kian santer dikaitkan dengan Manchester United.

Los Merengues tak henti-hentinya dikaitkan dengan Mbappe, striker yang kini tengah membela Prancis pada Euro 2020 itu digadang-gadang bisa mengisi kekosongan yang ditinggalkan Cristiano Ronaldo saat ia hengkang ke Juventus 2018 lalu.

Selain Ronaldo, Karim Benzema juga telah menginjak usia yang tak lagi muda sehingga Haaland dan Mbappe dikabarkan bisa menjadi 'Galacticos' Perez selanjutnya.

Berbicara kepada El Transistor, Perez enggan terseret pembicaraan mengenai megabintang Borussia Dortmund dan Paris Saint-Germain itu: "Mbappe? Ia bukan pemain Real Madrid jadi saya tidak bisa membicarakannya."

"Saya tahu apa yang fans inginkan. Kami sedang melakukan pembangunan kembali. Kalian semua tahu siapa saya."

"Anda tahu saya bisa apa. Orang-orang mempercayai saya karena mereka tahu apa yang bisa saya lakukan. Mereka tahu saya bisa memboyong pemain terbaik di dunia."

"Mbappe pemain PSG dan itu harus dihormati, Anda tahu saya tidak bisa membahasnya. Saya tidak akan membahas Mbappe dan Haaland."

Di divisi pertahanan, Madrid juga mengalami gejolak transfer. Pasalnya Varane belum meneken kontrak baru di Santiago Bernabeu meski tinggal menyisakan 12 bulan saja.

Situasi ini membuat spekulasi berembus kencang dengan Man United tengah mencari bek baru, namun belum ada tawaran resmi yang melayang ke Ibu Kota Spanyol itu.

"Saya membaca berita di koran [tentang Varane] dan saya tidak tahu apa-apa."

"Kami belum berbicara dengannya, ia masih berlaga di Euro 2020. Kontraknya masih menyisakan satu tahun dan kami belum menerima tawaran untuk membeli Varane."

"Ia gentleman, jika ingin menetap, ia akan menetap. Jika tidak, ia akan pergi."

Sementara Real berharap bisa mempertahankan Varane, mereka berpisah dengan satu bek legendaris.

Kapten klub Sergio Ramos hengkang secara cuma-cuma namun Perez berharap pria 35 tahun itu akan kembali suatu hari nanti, berkata: "Saya mencintai Ramos seperti anak saya sendiri, saya memboyongnya kemari 2005 lalu dan saya belum pernah menghadiri konferensi pers bersama seorang pemain."

"Saya sangat mengaguminya, ia adalah legenda dan kami ingin ia menetap, kami menawarinya kontrak, kami memberinya batas waktu tetapi ia tidak segera membuat semuanya jelas."

"Ini rumahnya dan ia pasti kembali dalam kapasitas berbeda."

Friday, June 25, 2021

Bisikan Karim Benzema Kepada Cristiano Ronaldo Selepas Laga Portugal-Prancis


 berita bola - Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo adalah rekan sejawat ketika di Real Madrid, dan keduanya kini bertarung untuk merebut gelar juara Euro 2020.

Karim Benzema, striker andalan Prancis, tampak berbincang hangat dengan Cristiano Ronaldo, megabintang Portugal, selepas kedua tim bentrok di matchday 3 fase grup Euro 2020.

Kedua tim menuntaskan pertandingan dengan skor dua sama. Lebih dari itu, baik Les Bleus dan Selecao berhak mengamankan satu tempat di babak perdelapan-final.

Seperti diketahui, Benzema dan Ronaldo berteman baik ketika nama terakhir berkarier di Santiago Bernabeu. Penyerang Prancis ini sangat gembira karena bisa kembali berjumpa dengan kawan lamanya ini.

Selepas pertandingan, Benzema terlihat berdiskusi akrab dengan pemain yang kini memperkuat Juventus tersebut. Apa pembicaraan keduanya?

"Sungguh senang bisa kembali melihatnya setelah kami bekerja bersama-sama dalam waktu yang sangat panjang," tutur Benzema, yang kembali masuk ke skuad Prancis setelah dibekukan selama lima tahun.

"Kami bermain selama delapan tahun sebagai dua penggedor di Real Madrid. Kami mencetak banyak gol, juga memenangkan sejumlah trofi," lanjut sang striker.

"Kami berbagi [pikiran], kami saling mendoakan satu sama lain agar mendapat keberuntungan di masa depan, baik di klub dan juga saat membela timnas," urai Benzema.

Benzema dan Ronaldo saling mengharapkan satu sama lain agar mereka pun bisa menaklukkan kompetisi Euro 2020, yang kini tengah memasuki tahapan perdelapan-final.

Prancis sendiri akan berhadapan dengan Swiss, sementara Portugal akan meladeni lawan yang tampil sempurna selama fase grup dan tengah berapi-api, Belgia.

"Kami saling mendoakan, terutama agar kami bisa terus bersenang-senang ketika berada di lapangan dan tentunya melanjutkan untuk membuat perbedaan saat bertanding," pungkas Benzema.