Wednesday, June 8, 2022
"Janji Manis" Barcelona Bikin Mohamed Salah Putuskan Bertahan Di Liverpool, Tapi...
berita bola - Sahabat Mohamed Salah membocorkan soal siasat Mohamed Salah di Liverpool setelah menerima "janji manis" dari Barcelona.
Masa depan Mohamed Salah di Liverpool terus menjadi perbincangan hangat di bursa transfer musim panas ini. Namanya santer dikaitkan dengan deretan klub besar Eropa.
Namun, menurut Mirror, Sang Raja Mesir rupanya telah memberitahu teman dekatnya bahwa dia mulai memikirkan untuk tetap mengabdi bagi The Reds di musim baru nanti.
Salah disebut bersedia untuk tetap berkomitmen perihal masa depannya di Liverpool. Keputusan pemain internasional Mesir itu diyakini tidak lepas dari "janji manis" Barcelona.
Mulanya, klub Catalans sangat ngebet memboyong Salah di pengujung musim ini, namun kondisi finansial memaksa mereka baru bisa bergerak mengamankan tanda tangannya pada bursa transfer musim panas tahun depan.
Keputusan Barca itu memicu Salah untuk akhirnya berpikir ulang mengenai masa depannya di Liverpool.
Sang winger disebut-sebut siap menghabiskan sisa kontraknya di Anfield hingga 2023 mendatang, artinya Salah akan bermain satu musim lagi untuk Liverpool.
Manajemen The Reds sendiri sejatinya sudah menggelar negosiasi perpanjangan kontrak untuk Salah sejak musim panas lalu. Akan tetapi, membuntu lantaran pihak klub tak bisa menerima tuntunan kenaikan gaji yang diinginkan sang pemain.
Liverpool tak ingin merusak struktur gaji klub yang telah ada. Kendati demikian, kubu Merseyside berharap bisa menemukan titik tengah antara mereka dan Salah.
Apabila Salah tak jua meneken kontrak baru di musim panas ini, Liverpool akan cukup berisiko lantaran mereka terpaksa membiarkan aset mereka itu pergi secara gratis dalam 12 bulan ini.
Di situlah Barca bermain. Salah dikabarkan telah dijanjikan akan diboyong klub Catalans di musim panas tahun depan. Ditengarai, penawaran verbal yang diajukan Barca ini membuat yang bersangkutan akhirnya menunda-nunda perpanjangan kontrak di Anfield agar bisa pergi gratis ke Camp Nou.
Tuesday, June 7, 2022
Angel Di Maria: Lionel Messi Akan Berkembang Pesat Di Paris Saint-Germain Tanpa Mauricio Pochettino
berita bola - Di Maria melihat musim 2022/23 yang cerah bagi Messi.
Angel Di Maria menyatakan, Lionel Messi akan berkembang pesat pada musim 2022/23 di Paris Saint-Germain setelah kepergian manajer Mauricio Pochettino.
Di Maria telah mengumumkan bahwa dirinya akan meninggalkan klub, dengan kini adanya pembicaraan yang sedang berlangsung bersama Juventus.
Sementara itu, Messi akan memasuki musim keduanya bersama PSG, dan Di Maria mendoakan yang terbaik untuk rekannya di tim nasional Argentina itu.
Apa yang Di Maria katakan tentang Messi dan PSG?
"Sepertinya mereka juga ingin [Pochettino] pergi," ujar Di Maria kepada TyC Sports.
"Akan ada perubahan yang sangat besar, tapi saya pikir Messi bisa mengatasinya."
"Ini akan membantu dia menjadi jauh lebih baik pada musim depan. Saya pikir ia akan memulai dengan sangat baik karena dia akhirnya menyumbang gol, memberi assist, merasa sangat nyaman, dan lebih banyak beradaptasi [akhir musim lalu]."
Di Maria merefleksikan dirinya akan tinggalkan PSG
"Ada pemain-pemain lain yang pasti akan pergi," ujar Di Maria lagi.
"Punya saya adalah yang paling mudah karena mereka tidak perlu memperbarui [kontrak] saya. Di satu sisi, itu menyakitkan, dan di sisi yang lain tidak."
"Saya pergi dengan cara yang sangat istimewa. Itu adalah malam yang tak terlupakan, bahwa orang Argentina di negara lain memiliki perpisahan seperti saya, tidak semua orang melakukannya. Kasih sayang dari fans PSG, yang berada di belakang gawang, adalah hal yang paling sulit untuk mencapainya."
"Bahwa saya pergi ke luar, bahwa mereka bernyanyi untuk saya sendiri dan membuat mural untuk saya tanda tangani adalah hal-hal yang tetap ada dalam ingatan."
Monday, June 6, 2022
Belum Genap Sebulan, Erik Ten Hag Sudah Punya Julukan Spesial Di Manchester United
berita bola - Erik ten Hag sudah punya panggilan khusus di Manchester United setelah bekerja kurang lebih hampir sebulan. Apa itu?
Belum genap satu bulan melatih Manchester United, manajer baru Erik ten Hag sudah mendapatkan panggilan spesial di Old Trafford.
Sebagaimana dipelajari GOAL, pria Belanda itu mendapatkan panggilan "New Sheriff" atau "Polisi Baru". Julukan ini mulai mengemuka di pekan pertama ten Hag bekerja di Manchester.
Ten Hag, 52 tahun, ditunjuk pada April lalu dan mulai efektif bekerja pada pertengahan Mei. Keberadaannya di Old Trafford diharapkan bisa membangun kembali klub yang dalam beberapa musim terakhir merana.
Musim 2021/22, Setan Merah finis di peringkat keenam klasemen akhir Liga Primer, membuat mereka gagal tampil di Liga Champions alias harus merasakan kembali berkancah di Liga Europa.
Bukan hanya itu, Man United juga mengukir rekor buruk dengan mengumpulkan poin terendah [58] dalam sejarah klub sejak musim 1989/90.
Dalam beberapa tahun terakhir, mereka kering trofi. Terakhir kali Man United mendulang gelar juara ketika mengalahkan Ajax di final Liga Europa pada 2017 silam di bawah pimpinan Jose Mourinho.
Prestasi tertinggi mereka sejak saat itu hanya finis di posisi kedua klasemen akhir Liga Primer, jadi finalis Piala FA dan Liga Europa.
Kedatangan ten Hag diyakini telah menumbuhkan energi positif baru di tubuh Man United. Mantan pelatih berbakat Ajax itu dilaporkan telah menjumpai beberapa staf dan non-staf di Man United.
Para karyawan di Man United dan staf pelatih sepakat untuk memanggil ten Hag sebagai "New Sheriff", menandakan kenyamanan mereka bekerja di bawah sang juru taktik.
Sunday, June 5, 2022
Mencicipi Keindahan Desa Anggur Fuentealbilla, Spanyol - Kota Kelahiran Andres Iniesta
berita bola - Kualitas anggur di sana memang sangat terkenal, tapi Iniesta membawa desa kuno itu menjadi lebih eksis dan mendunia.
Andres Iniesta, salah satu pesepakbola luar biasa di era modern yang tak pernah meraih Ballon d’Or. Tetapi ia akan tetap dikenal sebagai seorang gelandang kreatif nan cerdik yang sudah memenangkan berbagai trofi baik di level klub atau pun internasional.
Kualitasnya sudah tak perlu diragukan lagi, dan dengan bakatnya yang luar biasa, dia dengan cepat mendapatkan menembus tim senior Barcelona pada 2002 saat usianya baru 18 tahun. Ia kemudian menjelma menjadi salah satu pilar Blaugrana selama lebih dari satu setengah dekade, termasuk meraih dua kali treble winner pada 2008/09 dan 2014/15.
Meski rentetan trofi domestik maupun Eropa pernah ia raih di level klub, kesuksesannya bersama tim nasional Spanyol juga mendapat tempat tersendiri di hatinya. Iniesta berhasil mengantarkan La Furia Roja meraih gelar Euro 2008 dan 2012 serta Piala Dunia 2010.
Tiga kompetisi internasional itu menjadi kisah indah buat Iniesta selama membela negaranya. Bagaimana tidak? Pada Euro 2008, itu menjadi pertama kalinya ia membawa Spanyol meraih trofi bergengsi dan mereka berhasil mempertahankan gelar tersebut pada edisi selanjutnya, yakni pada 2012.
Sementara itu, di Piala Dunia 2010, gelandang tersebut menjadi pahlawan La Furia Roja di final melawan Belanda, dengan ia mencetak satu-satunya gol kemenangan Spanyol pada menit ke-116.
Tetapi yang jelas, ia tak hanya menjadi pahlawan bagi Barca atau Spanyol saja, melainkan juga buat kampung halamannya di Fuentealbilla.
ANDRES INIESTA DAN FUENTEALBILLA
Iniesta lahir di desa kuno Fuentealbilla pada 11 Mei 1984, dengan nama lengkap Andres Iniesta Luzan, dari ayah yang bernama Jose Antonio Iniesta, dan ibunya, Maria Lujan Iniesta. Ayahnya adalah seorang pengusaha anggur, sementara ibunya adalah seorang ibu rumah tangga yang juga membantu pekerjaan di kilang anggur keluarganya.
Bakat sepakbola Iniesta telah terlihat sejak kecil, bahkan sejak ia masih bermain di jalanan bersama teman-teman kecilnya. Tetangga-tetangga Iniesta pun mengakui bagaimana kehebatan sang gelandang ketika mengolah si kulit bundar.
Dia pun akhirnya masuk ke klub lokal bernama Albacete Balompie saat usianya baru sepuluh tahun. Di sana kemampuan Iniesta semakin terasah, dan dengan cepat ia mulai dikenal oleh banyak orang di daerahnya, bahkan sampai menyebar ke berbagai wilayah di provinsi Albacete.
Lalu pada usia 12 tahun, Iniesta menarik perhatian pemandu bakat Barcelona ketika menyaksikan pertandingan Albacete Balompie, dan menawarinya untuk bergabung dengan akademi La Masia yang terkenal.
Sebenarnya, kebanyakan orang di Albacete - termasuk Iniesta - adalah penggemar Real Madrid ketimbang Barcelona karena jarak dari provinsi tersebut menuju Madrid jauh lebih dekat ketimbang ke Barcelona. Selain itu, pembantaian 7-1 Blaugrana atas Balompie pada musim 1991/92 juga membuat para warga Albacete sakit hati dan memilih untuk mendukung rival Tim Catalan.
Tetapi Iniesta, yang sangat cinta dengan sepakbola, benar-benar kagum dan menyukai permainan Blaugrana waktu itu dan melupakan Los Blancos, sampai akhirnya ia setuju untuk menimba ilmu di akademi Barca, dan sampai sekarang dia telah menjadi salah satu ikon di Camp Nou.
Kakek Iniesta, Andres Lujan, memiliki sebuah bar bernama Lujan’s Bar di Fuentealbilla yang penuh dengan dekorasi tentang Iniesta dan selalu ramai ketika legenda Barca itu melakoni pertandingan-pertandingan penting baik bersama Tim Catalan atau pun timnas Spanyol. Sang kakek selalu mengadakan nobar di barnya untuk menyaksikan aksi-aksi mengesankan cucu kesayangannya tersebut.
Dengan nama Iniesta yang sekarang sudah mendunia, tanah kelahirannya Fuentealbilla yang awalnya dipandang sebagai desa kuno penghasil anggur berkualitas, sekarang telah menjadi desa wisata sepakbola Spanyol yang tak kalah menarik dari kota-kota besar seperti Madrid atau Barcelona.
Berkat kesuksesan Iniesta di sepakbola dan sampai meraih kejayaan bersama Spanyol, ia sangat dipuja oleh masyarakat Fuentealbilla. Pemerintah setempat membuat patung untuk menghormati jasa-jasanya, yang pertama adalah patung dirinya saat menendang bola, yang menggambarkan golnya di final Piala Dunia 2010, dan yang kedua adalah patung trofi Piala Dunia.
Dua patung tersebut didirikan di area tempat di mana dia dan teman-temannya bermain sepakbola saat masih kecil, yang tepat berada di antara rumah dan gudang bisnis anggur keluarganya bernama ‘Bodega Iniesta’. Selain itu, pemerintah Fuentealbilla juga menggunakan nama Andres Iniesta untuk menjadi salah satu nama jalan di desa tersebut, dengan rumah dan kilang anggurnya berada di jalan itu.
Dan yang paling spesial dari Bodega Iniesta adalah salah satu produk anggurnya yang dinamai Minuto 116, yang merupakan menit di mana ia mencetak gol di final Piala Dunia 2010. Dari itu dapat diketahui bahwa ia sangat bangga dan ingin terus mengenang momen spesial tersebut.
Selain itu, klub masa kecil Iniesta, Albacete Balompie, juga menggunakan nama Iniesta sebagai nama stadion untuk tim B mereka, Atletico Albacete, yakni Ciudad Deportiva Andres Iniesta, yang berkapasitas tiga ribu penonton.
FUENTEALBILLA DAN SEPAKBOLA
Fuentealbilla memang tak terlalu terkenal dengan sepakbolanya, bahkan tidak ada klub yang bermarkas di tempat kelahiran Iniesta tersebut.
Yang paling dekat dengan Fuentealbilla adalah klub masa kecil Iniesta yakni Albacete Balompie, yang bermarkas di Estadio Carlos Belmonte, Albacete.
Queso Mecanico - julukan Albacete Balompie - terakhir kali bermain di kasta tertinggi atau LaLiga adalah pada musim 2004/05, saat di mana Iniesta meraih gelar liga Spanyol pertamanya bersama Barcelona.
Albacete sebenarnya hampir naik ke La Liga pada musim 2019/20 setelah menduduki peringkat keempat di musim sebelumnya, sayangnya mereka dikalahkan oleh RCD Mallorca di babak play-off.
Saat ini Albacete bermain di kasta ketiga setelah performa buruk mereka di musim lalu yang membuat Queso Mecanico terdegradasi. Sekarang mereka berada di urutan ketiga Grup 2 dengan torehan 64 poin dari 36 pertandingan dan masih berpeluang untuk bisa naik ke divisi kedua musim depan.
Meski tidak terlalu mentereng-mentereng amat, Albacete mampu melahirkan banyak pesepakbola top Eropa. Selain Iniesta, ada mantan bintang Real Madrid Fernando Morientes yang juga menimba ilmu di akademi Albacete.
Mantan penjaga gawang Los Blancos yang kini berseragam Paris Saint-Germain Keylor Navas mengawali karier bermainnya di Eropa bersama Albacete pada 2010-2012. Pemain kunci Real Sociedad Portu juga pernah menjadi pemain pinjaman di Queso Mecanico selama dua tahun (2014-2016).
BAGAIMANA CARA KE SANA DAN DI MANA TEMPAT MENGINAP
Melihat dari Traveloka dan Tiket.com, tidak ada penerbangan yang langsung membawa Anda menuju ke Fuentealbilla. Tetapi Anda tidak perlu khawatir jika ingin berkunjung ke sana. Ada beberapa opsi yang bisa membawa Anda menuju ke Fuentealbilla.
Pertama, Anda bisa memesan tiket melalui Traveloka atau Tiket.com untuk menuju ke Madrid terlebih dahulu dengan titik keberangkatan dari bandara internasional Soekarno-Hatta, Jakarta. Di sana, ada beberapa pilihan maskapai seperti Etihad, Emirates, Turkish Airlines, Qatar Airways hingga Malaysia Airlines.
Sesampainya di Madrid, Anda bisa memilih untuk menggunakan bus atau kereta. Tetapi untuk mencapai Fuentealbilla, opsi yang paling praktis adalah menggunakan bus, karena jika Anda menaiki kereta maka Anda hanya bisa mencapai Albacete dan melanjutkan perjalanan ke Fuentealbilla menggunakan bus.
Penerbangan dari Jakarta menuju Madrid akan memakan waktu 18-40 jam tergantung maskapai yang Anda pilih. Sementara itu, perjalanan dengan moda transportasi bus dari Madrid menuju ke Fuentealbilla akan ditempuh dengan waktu sekitar dua setengah jam.
Lalu untuk opsi kedua, Anda bisa memesan tiket penerbangan dari bandara internasional Soekarno-Hatta, Jakarta menuju ke Valencia. Di sana ada beberapa pilihan maskapai, dengan Qatar Airways menjadi opsi yang paling hemat.
Sesampainya di Valencia, Anda bisa menaiki bus untuk langsung menuju Fuentealbilla yang memakan waktu sekitar satu jam.
Masalah transportasi sudah selesai, lalu bagaimana dengan akomodasi penginapan? Tenang, Anda juga bisa memesan hotel melalui Traveloka dan Tiket.com.
Di sana, Anda bisa memesan penginapan mewah yang dekat dengan tempat wisata atau menekan pengeluaran dengan menginap di hotel yang tidak terlalu dekat dengan tempat-tempat wisata di Fuentealbilla.
APALAGI YANG BISA DIKUNJUNGI
Selain mengunjungi Bodega Andres Iniesta untuk melihat kenangan-kenangan sang bintang selama kariernya, di sana Anda juga bisa melakukan tur kilang anggur dan mencicipinya.
Tetapi Fuentealbilla tak hanya menyajikan tempat-tempat ikonik Iniesta dan Barca saja. Anda bisa mendatangi San Miguel Arcangel, salah satu gereja katedral terbesar di provinsi Albacete. Di sekitar San Miguel Arcangel, ada beberapa tempat menarik dengan bangunan-bangunan klasik yang bisa memanjakan mata Anda.
Ada juga sebuah kastil bernama Murallas almohades de Jorquera yang merupakan salah satu benteng paling ikonik di Albacete sejak abad ke-12. Di sana juga dijelaskan bagaimana sejarah luar biasa dari kastil tersebut.
Tak hanya itu, Anda juga bisa menikmati rekreasi alam dengan mengunjungi Multi Aventuras Los Olivos. Di sana Anda bisa bermain arung jeram di Sungai Jucar.
Saturday, June 4, 2022
'Juara Piala Dunia Kah?' - Neymar Ejek Selebrasi Finalissima Argentina
berita bola - Neymar kembali memanaskan persaingan sengit antara Brasil dan Argentina dengan menyindir pencapaian negara tetangganya itu di Piala Dunia.
Striker Brasil, Neymar merasa Argentina terlalu berlebihan dalam melakukan selebrasi kemenangan di Wembley, menyindir mereka seolah-olah telah menjadi juara Piala Dunia.
Argentina mengalahkan juara Euro 2020, Italia dengan skor 3-0, Kamis (2/6), untuk memenangkan trofi Finalissima, yang menjadi gelar kedua mereka dalam waktu 11 bulan.
Titel sebelumnya didapat Albiceleste dengan menaklukkan Brasil 1-0 di Maracana tahun lalu, di partai final Copa America untuk memenangkan gelar bergengsi pertama mereka sejak 1993.
Kapan & di mana Neymar mengejek selebrasi Argentina?
Foto-foto selebrasi ruang ganti Argentina setelah kemenangan atas Italia viral di media sosial dan Neymar memposting komentar di bawah salah satu unggahan di Instagram, entah bergurau atau tidak, menanyakan apakah Argentina telah menjuarai Piala Dunia.
Penyerang Paris Saint-Germain, yang mencetak dua gol dalam kemenangan Brasil 5-1 dalam laga uji coba lawan Korea Selatan, Kamis (2/6), menulis: "Apakah mereka memenangkan Piala Dunia?"
Komentar Neymar muncul setelah pemain internasional Argentina Nicolas Otamendi membagikan klip perayaan ruang ganti timnya, di mana mereka terdengar menyanyikan lagu untuk mengenang kekalahan Brasil di final Copa America.
"Brasilero, apa yang terjadi? [Kapten Argentina Lionel] Messi pergi ke Rio [de Janeiro] dan mendapatkan Copa [Amerika]," demikian bunyi lagu tersebut.
Rivalitas panas Brasil & Argentina
Rivalitas panas memang ada di antara kedua negara raksasa Amerika Latin tersebut.
Tahun lalu, pemain Brasil mengolok-olok Argentina setelah tersingkir dari kompetisi sepakbola di Olimpiade 2020.
Brazil sendiri pada akhirnya melenggang sampai final dan meraih medali emas dengan mengalahkan Spanyol di final.
Brasil dan Argentina tidak terkalahkan dalam kualifikasi untuk memastikan tiket lolos ke Piala Dunia 2022 di Qatar.
Friday, June 3, 2022
Kevin De Bruyne Siap Jadi Pelayan Erling Haaland
berita bola - De Bruyne menganggap kehadiran Haaland bisa membantu dirinya mencetak lebih banyak assists.
Gelandang Manchester City Kevin De Bruyne mengaku sudah tidak sabar bermain bersama Erling Haaland pada musim depan, dan siap memanjakan penyerang asal Norwegia itu dengan assist-nya.
City berhasil memboyong Haaland dari Borussia Dortmuund setelah bertarung dengan sejumlah klub. Haaland dianggap sebagai puzzle yang hilang di barisan depan The Citizen. Selama memperkuat Dortmund, Haaland mencetak 86 gol di 89 pertandingan.
Tim besutan Pep Guardiola ini sebetulnya tidak menghadapi kendala dalam urusan menjebol gawang lawan. Di Liga Primer Inggris musim 2021/22 saja, City sukses melesakkan 100 gol.
Hanya saja, mereka membutuhkan kontribusi dari seluruh lini. Sebab, City tidak memiliki striker murni pada musim lalu. De Bryune puun berharap kehadiran Haaland bisa menambah daya dobrak City.
Selain itu, kehadiran Haaland juga dianggap bisa membantu performa De Bruyne di sektor tengah. Menurut De Bruyne, ia merasa jumlah assist-nya pada musim 2021/22 lebih sedikit dibandingkan sebelumnya.
“Erling Haaland merupakan striker papan atas. Kedatangan dia akan membantu kami makin berkembang sebagai tim,” ujar De Bruyne dalam wawancaranya dengan media Belgia, HLN, di tengah-tengah latihan tim nasional.
“Semua orang menaruh harapan yang banyak. Mereka selalu berusaha mencari pemain nomor 9. Menurut saya, akan sangat bagus buat kami mempunyai striker yang mungkin mampu mencetak 20 sampai 25 gol di tiap musimnya.”
“Mungkin [kedatang dia akan membantu saya]. Dalam beberapa tahun sebelumnya, saya mencetak lebih banyak assists [dibandingkan musim ini]. Tapi penciptaan kesempatan saya dan hal-hal lain tetap konsisten. Angka adalah bagian dari sepakbola, tapi mereka tidak menceritakan kepada Anda cerita seutuhnya.”
Di lain sisi, De Bruyne kembali mengkritik pelaksanaan UEFA Nation League yang menggelar empat pertandingan dalam dua pekan. Menurut De Bruyne, turnamen ini membuat pemaih kehilangan kesempatan beristirahat.
“Setelah musim yang berat, dan satu pekan tanpa latihan atau bertanding, tubuh benar-benar dalam dekompresi. Lalu kembali memainkan empat pertandingan dalam sepuluh hari, itu tentunya mendatangkan masalah. [Jeda kompetisi] Merupakan kesempatan yang bagus untuk istirahat, karena tubuh memang memerlukan itu,” cetus De Bruyne.
Thursday, June 2, 2022
Manchester United Konfirmasi Kepergian Paul Pogba
berita bola - Pemenang Piala Dunia itu akan berpindah klub setelah periode keduanya yang mengecewakan di Old Trafford.
Manchester United telah mengonfirmasi bahwa Paul Pogba akan meninggalkan klub ketika kontraknya berakhir pada 30 Juni di tengah rumor bahwa gelandang itu akan kembali ke Juventus dengan status bebas transfer.
Pogba menjadi pemain termahal dalam sejarah United ketika ia menandatangani kontrak dengan Setan Merah pada tahun 2016 dengan nilai £89 juta ($112 juta).
Sayangnya, pemain internasional Prancis itu tidak dapat memenuhi label harganya yang fantastis, dan Setan Merah telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontraknya setelah musim terakhirnya yang mengecewakan.
Apa yang dikatakan?
United telah mengucapkan selamat tinggal terakhir kepada Pogba dalam sebuah pernyataan di situs resmi klub, yang berbunyi: "Klub dapat mengumumkan bahwa Paul Pogba akan meninggalkan Manchester United pada akhir Juni, setelah kontraknya berakhir."
"Semua orang di klub ingin mengucapkan selamat tinggal kepada Paul atas kariernya yang sukses, dan terima kasih atas kontribusinya untuk Manchester United."
"Kami mendoakan yang terbaik untuk langkahnya selanjutnya dalam perjalanan yang luar biasa."
Periode kedua Pogba yang penuh rasa frustrasi
Pogba kembali ke United setelah empat musim yang sangat sukses di Juventus, di mana ia memenangkan Serie A dan menjadi salah satu gelandang terbaik di Eropa.
Dia akhirnya tidak dapat mempertahankan reputasi itu di Manchester, dengan trofi Piala Liga dan Liga Europa menjadi gelar yang bisa ia raih, itu pun di musim perdananya di Old Trafford, saat masih ditukangi oleh Jose Mourinho.
Musim 2021/22 bisa dibilang yang terburuk karena ia hanya mencetak satu gol dalam 29 penampilan di semua kompetisi, sambil berjuang dengan beberapa cederanya.
Pogba menjadi pemenang Piala Dunia bersama Prancis pada 2018, tetapi tidak pernah bisa mencapai level tertinggi yang sama di level klub bersama Setan Merah, dan ia akan meninggalkan Old Trafford dengan total 39 gol dan 51 assist atas namanya.
Apa selanjutnya untuk Pogba?
Pogba telah sangat dikaitkan dengan Paris Saint-Germain dan Real Madrid, tetapi GOAL telah melaporkan bahwa Bianconeri memimpin perlombaan untuk mengamankan jasanya.
Raksasa Italia itu ingin membawa pemain berusia 29 tahun itu kembali ke Turin dan telah menawarinya kontrak tiga tahun senilai €7,5 juta (£6,3 juta / $7,9 juta), tetapi ia belum membuat keputusan akhir tentang masa depannya.
Subscribe to:
Posts (Atom)






