Friday, October 5, 2018

Kalau Ditinggal Sponsor, Ronaldo Terancam Kehilangan Ratusan Miliar


Berita Bola - Cristiano Ronaldo terancam bakal ditinggal sponsor jika terbukti bersalah dalam kasus pemerkosaan. Berapa nilai kerugian striker Juventus tersebut?

Kathryn Mayorga mengaku diperkosa Ronaldo pada 2009. Ini adalah kasus lama yang dibuka kembali oleh kepolisian La Vegas setelah mendapatkan laporan informasi baru dari Mayorga.

Perkembangan kasus ini terus dipantau secara serius oleh dua sponsor Ronaldo, yakni Nike dan EA Sports. Hal itu sudah diungkapkan oleh kedua sponsor tersebut lewat keterangan tertulis.

Jika Ronaldo terbukti bersalah, bukan tak mungkin para sponsor pria 33 tahun itu akan menarik diri. Kerugian besar bisa dialami Ronaldo dalam waktu singkat.

Nike dan Ronaldo sejak 2016 menjalin kontrak seumur hidup yang mencapai 1 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 15,199 triliun dengan nilai tukar rupiah saat ini. Sementara itu, Daily Mail menyebut Ronaldo punya pemasukan per tahun dari Nike sebesar 30 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 456 miliar.

Nike dan EA Sports bukan satu-satunya sponsor Ronaldo. Sejauh ini ada JBS, TAG Heuer, Samsung, Soccerade, Banco Espirito Santo, Clear Shampoo, Sportlobster, MTG, Emirates Airline, PokerStars.com, Abbott Laboratories, Altice, XTrade, Egyptian Steel, dan Toyota yang masih menjalin kerja sama dengan Ronaldo.

Dari seluruh kerja sama itu, Forbes merilis data pada pertengahan 2018, bahwa Ronaldo bisa meraup uang sebesar 47 juta dolar Amerika Serikat atau Rp 714 miliar per tahun.

Dengan catatan-catatan tersebut, artinya Nike adalah sumber penghasilan terbesar Ronaldo dari sponsor. Jika Ronaldo terbukti bersalah dan Nike menghentikan kerja samanya, maka bintang asal Portugal itu kehilangan penghasilan terbesarnya di luar sepakbola.

Rencana Guardiola demi Akhiri Catatan Buruk City di Anfield


Berita Bola - Manchester City dihantui catatan buruk di markas Liverpool. Pep Guardiola menyebut satu kunci untuk mencoba mengakhirinya.

City akan bertandang ke Anfield, Minggu (7/10/2018) di laga pekan ke-8 Premier League. Ini disebut-sebut sebagai pertemuan dua kandidat kuat juara musim ini, dengan keduanya bersaing ketat di papan klasemen.

City dan Liverpool kini berada di posisi 1-2, sama-sama punya 19 poin. Hanya selisih gol yang memisahkan kedua tim, dengan Liverpool tertinggal enam gol dari City.

Meski lebih tajam sejauh ini dengan 21 gol berbanding 15 milik Liverpool, City dalam rentetan hasil buruk di markas rivalnya itu. Citizens belum pernah menang sejak 2003 atau 15 tahun silam. Catatannya adalah lima kali imbang dan 12 kali kalah.

Musim lalu City kalah tiga kali dari empat pertemuan. Setelah menang telak 5-0 (Sadio Mane di kartu merah) di Etihad pada pertemuan pertama liga, City kalah 3-4 di Anfield lalu berturut-turut takluk 0-3 dan 1-2 di Liga Champions.

Berkaca dari pertemuan-pertemuan itu, Pep Guardiola melihat satu hal yang krusial, yakni soal menjaga penguasaan bola.

"Perbedaan besarnya adalah seberapa banyak Anda kehilangan bola. Pada laga-laga Liga Champions lalu, mereka tidak kehilangan bola," ujar Guardiola dilansir Berita Bola.

"Pemain-pemain mereka sangat berbahaya dan terkoneksi satu sama lain. Sadio Mane dan Mohamed Salah senang melakukan tusukan ke belakang garis pertahanan dan mereka melakukannya dengan sangat baik."

"Saya selalu yakin dan merasa dalam permainan kami harus menyerang dengan lebih baik dan terlindungi saat kami kehilangan bola. Saya tak berekspektasi bahwa yang terjadi di Napoli juga terjadi di Anfield."

"Kami harus bertahan, tapi bukan dalam hal pendekatan karena itu membosankan dan kami harus jadi diri sendiri. Di laga jenis ini, kami harus jadi diri sendiri," tandas Guardiola.

Ini Tanggap Gennaro Gattuso Soal Rumor Zlatan Ibrahimovic


Berita Bola - Bos AC Milan Gennaro Gattuso menanggapi rumor mengenai ketertarikan klubnya mendaratkan kembali legenda Swedia Zlatan Ibrahimovic.

Belekangan ini, memang mencuat desas-desus yang menyatakan Rossoneri hendak meminjam penyerang yang kini memperkuat LA Galaxy itu di bursa transfer musim dingin.

Sebelumnya, direktur Milan Leonardo telah melayangkan bantahan soal spekulasi itu, kini Gattuso juga menyuarakan hal yang senada.

Sang juru taktik hanya memberkan ucapan selamat ulang tahun untuk mantan bomber Inter Milan, Barcelona dan Manchester United tersebut.

"Itu adalah pertanyaan-pertayaan yang Anda harus tanyakan pada [Paolo] Maldini, Leonardo, [Paolo Scaroni [eksekutif Milan]," tegas Gattuso saat disinggung soal Ibrahimovic.

"Saya hanya akan membicarakan soal pemain-pemain Milan."

"Yang saya tahu hari ini adalah ulang tahun dia! Saya ingin mengucapkan selamat ulang tahun, semoga Anda selalu mendapatkan yang terbaik dan saya harap dia bisa terus bermain baik," tandasnya.

Milan baru saja meraih kemenangan di laga Liga Europa kontra Olympiakos dengan skor 3-1.

Thursday, October 4, 2018

Maurizio Sarri Ingin Lebih Sering Lihat Tangisan Alvaro Morata


Berita Bola - Chelsea dengan susah payah berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas Videoton, pada matchday kedua Grup L Liga Europa, Jumat (10/5/2018).

Kemenangan tersebut dipersembahkan oleh gol semata wayang ujung tombaknya, Alvaro Morata. Torehan itu jadi yang perdana dilakukannya, setelah lalui tujuh pertandingan terakhir tanpa mencetak gol.

Selebrasi emosional pun dilakukan Morata, sebagaimana dirinya tampak menangis dengan kemudian membasuh air matanya di bahu rekan setimnya, Willian Borges.

Reaksi unik pun diberikan manajer The Blues, Maurizio Sarri, yang mengaku ingin melihat lebih banyak tangisan Morata jika itu memang hal tersebut mampu hasilkan gol.

"Apakah Morata menangis? Saya tidak tahu. Namun jika setelah mencetak gol dia ingin menangis, saya ingin lebih sering melihatnya menangis," ujar Sarri, seperti dikutip Berita Bola.

"Saya sangat senang untuk Morata. Penting buatnya untuk mencetak gol dan menjalani laga dengan baik. Pada pertandingan ini, dia bermain dengan begitu baik."

"Morata bermain lebih baik dari periode sebelumnya, jadi saya berharap ini jadi awal baru buatnya. Dia adalah pemain yang penting buat kami. Wajar buat penyerang untuk majal, tapi performa secara keseluruhan adalah yang terpenting," pungkasnya.

Bila Alex Ferguson adalah Jose Mourinho, Paul Pogba Selesai di Manchester United


Berita Bola - Konflik antara Jose Mourinho dengan Paul Pogba mirip-mirip dengan Sir Alex Ferguson dengan Roy Keane. Mungkinkah Pogba ditendang dari klub di tengah musim ini, gara-gara dianggap merusak harmonisasi tim?

Dalam buku otobiografinya, Sir Alex Ferguson mengungkapkan hubungannya yang memanas dengan, Roy Keane, yang berstatus sebagai kapten United.

Ketegangan mulai mencuat saat sesi latihan pramusim 2005-2006 di Portugal. Fergie makin kesal dengan gelandang asal Irlandia tersebut karena kerap mengkritik rekan setimnya dalam wawancara MUTV akhir Oktober.

Sesi wawancara tersebut tak ditayangkan ke publik karena dianggap bisa mengganggu harmonisasi tim, terutama ke para pemain muda yang jadi korban kritikan.

Dalam sesi wawancara Keane blak-blakan menyebut Kieran Richardson sebagai bek pemalas. Ia kemudian bertanya-tanya mengapa orang Skotlandia memuji Darren Fletcher. Ia juga meremehkan Rio Ferdinand  dengan berujar: "Anda dibayar 120 ribu poundsterling sepekan dan bermain bagus hanya selama 20 menit melawan Tottenham, Anda pikir Anda seorang superstar."

“Roy mencibir banyak pemain,’’ kata Fergie.

Sir Alex memutar video wawancara di hadapan semua pemain. Edwin van der Saar, secara terbuka menyatakan tindakan Roy melanggar budaya klub, yang mengedepankan kebersamaan. Kompatriotnya Ruud van Nistelrooy juga mengikuti jejaknya.

Fergie menyebut Roy mengkritik Edwin van der Saar dan Ruud van Nistelrooy. Sebelumnya, Roy juga melontarkan komentar kontroversial, menuntut rekan-rekannya bermain sesuai ekspekstasinya yang sempat ditayangkan di MUTV.

Ferguson tanpa ampun menjatuhkan vonis mendepak Roy Keane pada jendela transfer tengah musim. Kepada stafnya sang arsitek berujar secara tegas: "Keane harus pergi," seperti yang diberitakan, "Berita Bola".

Selama 22 tahun berkuasa di Manchester United, Sir Alex Ferguson dikenal sebagai manajer tangan besi. Ia mengendalikan ruang ganti. Tidak ada pemain yang tak tersentuh. Jika dianggap keluar dari garis komando, nakhoda asal Skotlandia tersebut tak segan-segan menyingkirkannya.

Selain Roy Keane, deretan pemain macam David Beckham, Paul Ince, Jaap Stam, serta Ruud van Nistelrooy jadi korban Fergie. Khusus Beckham sempat mencuat insiden tendangan sepatu di ruang ganti yang membuat pelipis sang pemain luka.

Menyangkut konflik Paul Poga dengan Jose Mourinho, Sir Alex mengungkapkan kegelisahannya terhadap pemberitaan negatif yang berkembang di media. Ferguson menyebut pembelian kembali Paul Pogba dari Juventus pasa musim panas 2016 adalah sebuah kesalahan besar.

Sir Alex Ferguson sosok yang melepas Paul Pogba ke Juventus, sekalipun pemain tersebut masuk kategori wonderkid. Ia melihat sang pemain punya masalah dalam urusan disiplin.

Namun, berbeda dengan Ferguson, posisi tawar Jose Mourinho dengan pihak klub tak bagus. Sir Alex Ferguson bisa demikian dominan karena memberikan seabrek gelar buat Setan Merah. Beda dengan Mourinho, di musim ketiganya bersama United ia belum juga mempersembahkan gelar prestisius, Liga Inggris.

Fan Manchester United juga tak suka dengan style bermain bertahan ala Manchester United. Apalagi konflik dengan Paul Pogba kini telah melebar ke mana-mana. Sejumlah pemain kini berkubu, membela rekannya.

Mantan pemain Manchester United, Paul Ince, melihat gejala sejumlah pilar The Red Devils tampil di lapangan setengah hati. Ada penggembosan terselubung, mereka ingin petinggi klub segera memecat Jose Mourinho.

Paul Ince menyayangkan tindakan tersebut. Menurutnya, sebagai pesepak bola mereka tetap harus profesional memberikan yang terbaik buat Manchester United.

“Tidak ada alasan untuk tidak berusaha. Ini adalah pemain sepak bola profesional, dengan gaji setinggi lain. Mereka bermain untuk salah satu klub terbesar yang pernah ada. Hal ini menyedihkan,"seperti yang dikutip dari Berita Bola.

Sane Senang Dikritik Guardiola dan Loew


Berita Bola - Perfoma buruk Leroy Sane membuatnya di kritik habis di Manchester City dan Timnas German. Tapi Sane tak peduli dan fokus memperbaikinya.

Setelah gagal ikut ke Piala Dunia 2018 bersama Timans German, Sane tiba-tiba saja "menghilang" di awal musim ini Perfomanya naik turun sehingga dia baru bermain 30 menit di tiga laga awal Premier League.

Sane lantas mendapat kritik dari bnayak pihak termasuk Pep Guardiola dan Joachim Loew selaku pelatih di level klub serta timnas. Tak cuma itu, Sane juga di serang oleh kompratriotnya, Toni Kroos, yang tak suka dengan sikap Sane usai tidak dibawa ke Rusia musim panas lalu.

Dengan usia yang baru 22 tahun, Kritik seperti ini jelas bisa menganggu perkembangan karier Sane kedepannya. Apalagi sepanjang musim lalu, Sane baru bikin satu gol dari sembilan laga.

Terkait kritik yang ada, Sane tak mau ambil pusing dan memilih fokus untuk memperbaiki penampilannya saat ini. Kritik yang ada disebut Sane sebagai tantangan yang harus dihadapinya.

"Saya senang dengan tantangan khususnya dengan Pep Guardiola," Ujar Sane kepada Berita Bola.

"Pelatih german Jogi Low dan Pep Guardiola, keduanya tahu bagaimana cara menangani saya. Saya senang di kritik pelatih top seperti mereka, "samabungnya.

"Kritik itu wajar dalam sepakbola. Saya hanya fokus pada diri sendiri. Saya ingin meningkatkan diri sendiri. Tujuan saya berikutnya adalah bersama timnas dan unjuk kebolehan disana. "tutup Sane.

Lionel Messi Samai Rekor Cristiano Ronaldo


Berita Bola - Barcelona secara perkasa berhasil memecundangi Tottenham hotspur lewat skor meyakinkan 4-2, pada matchday kedua grup B Liga Champions, kamis (10/4) dini hari WIB.

Dua gol messi ke jalam Tottenham Hotspur, membuatnya menyamai rekor sang rival, Cristian Ronaldo, Di Liga Champions.

Kapten sekaligus legenda hidup Barca, Lionel Messi, muncul jadi bintang terdepan kemenangan. secara brilian, La Pulga menorehkan dua gol dari empat gol yang tercipta.

Selain membuat rekornya hadapi wakil Inggris makin menjulang, seperti di lansir Berita Bola, Dua gol tersebut juga membawa Messi menyamai rekor gol rivalnya, Cristiano Ronaldo.

Ya, Messi dan Ronaldo kini berada dalam kedudukan yang setara soal jumlah gol untuk satu klub di Liga Champions. Mereka sama-sama mengoleksi 105 gol.

Messi tentu saja melakukannya hanya bersama Barca, setelah melalui 127 partai. Sementara Ronaldo melakukannya untuk Real Madrid, setelah lewati 101 partai.

Potensi Messi untuk melewati rekor tersebut jelas sangat besar jika tak bisa di sebut tinggal menunggu waktu, seiring fakta Ronaldo yang kini sudah hijrah ke Juventus.