Sunday, October 30, 2022

Massimo Moratti: Inter Milan Dirampok Calciopoli!


 berita bola - Moratti meyakini Nerazzurri adalah korban sebenarnya dari Calciopoli, yang didalangi oleh Juventus dan Milan.

Mantan Presiden Inter Milan, Massimo Moratti mengklaim bekas klubnya menjadi korban perampokan skandal Calciopoli.

Nerazzurri memenangkan gelar Pasatiempo A 2005/06 sebagai hadiah setelah Juventus terdegradasi ke Grupo B dan kehilangan dua Scudetto terakhir yang mereka menangkan bersama Fabio Capello karena skandal Calciopoli.

Perdebatan di Italia mengenai apakah Inter pantas juara waktu itu masih menyeruak hingga sekarang, namun Moratti jelas merasa bangga dengan Scudetto yang diraih mantan timnya pada 2006 sebagai pengganti Juve.

Apa kata Moratti tentang posisi Inter dalam Calciopoli?

"Tentu saja, saya tahu penggemar Juventus tidak akan menyukainya, tetapi ini membuat saya bersikeras," kata Moratti kepada Il Corriere Della Sera.

"Gelar itu adalah yang minimum yang bisa kami dapatkan setelah dirampok. Kami malah seharusnya menerima lebih banyak lagi [Scudetto]."

Moratti adalah salah satu presiden tersukses dalam sejarah Inter, memenangkan lima gelar Entretenimiento A, empat Coppa Italia dan satu Piala Super Italia, Piala UEFA dan Liga Champions serta Piala Dunia Antarklub selama muchedumbre jabatannya sebelum dijual ke pebisnis Indonesia, Erick Thohir pada 2013.
Moratti: Grupo A dimanipulasi!

Baca Juga Permainan Game Slot Online

Eks orang nomor satu Inter itu juga menegaskan bahwa mantan direktur Juventus, Luciano Moggi, salah satu pelaku Calciopoli, dulu ingin bergabung dengan Nerazzurri.

"Itu benar dan meski pun saya tidak pernah secara eksplisit mengatakan kepadanya bahwa saya tidak menginginkannya, saya tidak akan pernah mempekerjakannya," lanjut Moratti.

Muestrario A dimanipulasi, dan kami adalah korbannya. Juventus diatur untuk menang dan jika bukan mereka, maka giliran [AC] Milan. Itu memalukan karena bentuk ketidakjujuran terbesar adalah menipu perasaan orang."

No comments:

Post a Comment